Breaking News:

Berita Luar Negeri

Untuk Umrah dan Shalat di Masjidil Haram, Arab Saudi Hanya Izinkan Jamaah Sudah Divaksin Covid-19

Arab Saudi hanya jamaah yang sudah divaksin Covid-19 yang diizinkan untuk melakukan umrah sepanjang tahun, yang dimulai dari bulan suci Ramadhan

Editor: Muhammad Hadi
AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIA
Umat Muslim mengitari Kabah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat. (AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIA) 

Untuk Umrah dan Shalat di Masjidil Haram, Arab Saudi Hanya Izinkan Jamaah Sudah Divaksin Covid-19

SERAMBINEWS.COM - Otoritas Arab Saudi mengatakan pada hari Senin (5/4/2021) bahwa hanya jamaah yang sudah divaksin Covid-19 yang diizinkan untuk melakukan umrah sepanjang tahun, yang dimulai dari bulan suci Ramadhan.

Al Jazeera memberitakan, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hanya "orang yang diimunisasi" yang akan diberikan izin untuk melakukan umrah serta shalat di Masjidil Haram di kota suci Mekkah.

Menurut kementerian tersebut, ini termasuk individu yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19, mereka yang telah menerima satu dosis vaksin setidaknya 14 hari sebelum menunaikan ibadah haji, atau seseorang yang telah sembuh dari virus.

Baca juga: Arab Saudi Beri Insentif ke Biro Jasa Haji dan Umrah, Terpukul Parah Akibat Pandemi Covid-19

Kementerian juga mengatakan akan meningkatkan kapasitas operasional Mekkah sesuai dengan langkah-langkah dan pembatasan Covid-19.

Belum jelas apakah kebijakan itu, yang muncul di tengah meningkatnya infeksi virus corona di Arab Saudi, akan diperpanjang hingga pelaksanaan ibadah haji pada akhir tahun ini.

Melansir Al Jazeera, Arab Saudi telah melaporkan lebih dari 393.000 infeksi virus corona dan lebih dari 6.700 kematian akibat virus tersebut.

Kementerian kesehatan kerajaan mengatakan telah mengelola lebih dari lima juta vaksin virus corona di negara dengan populasi lebih dari 34 juta.

Baca juga: Saling Kerahkan Kapal Induk, China di Dekat Taiwan, Amerika Serikat Ke Laut China Selatan

Pada bulan lalu, Raja Salman mencopot menteri haji beberapa bulan setelah kerajaan menjadi tuan rumah haji dengan angka terkecil dalam sejarah modern karena pandemi.

Menurut dekrit kerajaan yang diterbitkan oleh Saudi Press Agency (SPA), Mohammad Benten dibebastugaskan dari jabatannya dan digantikan oleh Essam bin Saeed.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved