Breaking News:

Internasional

Bahrain Hapus Jurnalis Masuk Penjara, Undang-Undang Pers Dirubah

Kabinet Bahrain mengubah Undang-Undang Pers, Percetakan dan Penerbitan pada Senin (5/4/2021).

Editor: M Nur Pakar
AFP
Warga membaca surat kabar di Manama, Bahrain 

SERAMBINEWS.COM, MANAMA- Kabinet Bahrain mengubah Undang-Undang Pers, Percetakan dan Penerbitan pada Senin (5/4/2021).

Mencakup penghapusan jurnalis dapat masuk dipenjara.

Kemudian, penambahan bagian utama tentang media digital, lansir harian Bahrain Al-Ayyam, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Arab Saudi dan Bahrain Perkuat Kerjasama, Targetkan Kurangi Campur Tangan Iran dan Turki di Teluk

Kabinet juga menyetujui nota Komite Kementerian Urusan Hukum dan Legislatif.

Mengenai amandemen beberapa ketentuan undang-undang yang mengatur pers, percetakan dan penerbitan.

Baca juga: Raja Bahrain Bangga Membuka Hubungan Bersejarah dengan Tiongkok

Jurnalis dan penulis mengucapkan terima kasih kepada Raja Hamad dan Putra Mahkota Salman bin Hamad.

Atas dukungan mereka untuk kebebasan berekspresi dan profesi.(*)

Baca juga: Putra Mahkota Bahrain Telepon PM Israel, Bahas Ancaman Program Nuklir Iran

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved