Breaking News:

Berita Bener Meriah

Cegah Stunting, Remaja Timang Gajah, Bener Meriah Dapat Pembekalan 

Para remaja dari sepuluh kampung di Kabupaten Bener Meriah, mendapat pembekalan tentang stunting yang diselenggarakan oleh Bappeda setempat.

For Serambinews.com
Para remaja dari sepuluh kampung di Kabupaten Bener Meriah mendapat pembekalan tentang stunting yang berlangsung di Aula Kantor Camat Timang Gajah, kabupaten setempat, Rabu (7/4 2021). 

Para remaja dari sepuluh kampung di Kabupaten Bener Meriah, mendapat pembekalan tentang stunting yang diselenggarakan oleh Bappeda setempat.

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Para remaja dari sepuluh kampung di Kabupaten Bener Meriah, mendapat pembekalan tentang stunting yang diselenggarakan oleh Bappeda setempat.

Acara pembekalan itu berlangsung di Aula Kantor Camat Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (7/4 2021).

Peserta kegiatan ini, diikuti remaja dari sepuluh desa lokus stunting yang ada di Kecamatan Timang Gajah.

Kegiatan ini kerjasama Bappeda dan Kantor Cabang Pegadaian Syariah Bireuen.

Sekretaris Bappeda Bener Meriah, Alfahmi ST menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari delapan aksi konvergensi pencegahan stunting. 

Remaja merupakan bagian dari cakupan dalam kegiatan konvergensi tersebut.

Baca juga: Stok Kacang Kedelai Minim di Pasaran, Pedagang Tahu dan Tempe Mengeluh

“Remaja yang sehat akan menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting,” sebutnya.

Muhammad Suhar dari perwakilan kantor cabang Pegadaian Syariah Bireuen mengatakan, kegiatan ini menggunakan Dana Kebajikan Umat (DKU).

DKU adalah sedekah nasabah se-Indonesia yang digunakan untuk kegiatan-kegiatan kemaslahatan umat.

Sementara itu, Camat Timang Gajah, Budi Wahyu Nugroho SIP dalam pembukaan kegiatan itu menyampaikan, terima kasih dan apresiasi kepada Bappeda, Pegadaian Syariah Bireuen atas dukungan kegiatan bimbingan remaja ini. 

"Kita berkewajiban untuk menangani stunting dengan serius. Bimbingan remaja pada hari ini salah satu upaya untuk pencegahan dan penanganan stunting," ujarnya.

Kata Budi lagi, remaja yang mendapatkan bimbingan ini diharapkan dapat menjadi kader untuk melaksanakan posyandu remaja di kampung masing-masing. 

“Posyandu remaja dapat menjadi alat kontrol kesehatan remaja, mencegah pernikahan dini dan juga sebagai alat kontrol pencegahan dan penyalahgunaan narkoba,” pinta Camat Budi. (*)

Baca juga: Hari Kedua Pasar Murah di Langsa Diserbu Pembeli, Besok di Langsa Barat, Lusa di Pasar Langsa Baro

Penulis: Budi Fatria
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved