Breaking News:

Atjeh Connection Foundation Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di NTT

Keluarga Besar Yayasan Atjeh Connection Foundation menggalang bantuan untuk masyarakat korban musibah banjir bandang di  Nusa Tenggara Timur...

For Serambinews.com
Founder Atjeh Connection Foundation, Amir Faisal Nek Muhammad. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM,JAKARTA - Keluarga Besar Yayasan Atjeh Connection Foundation menggalang bantuan untuk masyarakat korban musibah banjir bandang di  Nusa Tenggara Timur pada Minggu lalu.

"Untuk turut berkontribusi dalam membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita di NTT, Minggu ini Relawan Atjeh Connection Foundation akan  ke lokasi musibah," jelas Founder Atjeh Connection Foundation, Amir Faisal Nek Muhammad, Kamis (8/4/2021).

Amir Faisal menuturkan warga yang ingin berpartisipasi dalam meringankan beban saudara-saudara kita di NTT, dapat menyumbangkan donasi melalui rekening; Yayasan  Atjeh Connection, Bank Mandiri 165.00.17007007 Cabang Jakarta Grand Slipi Tower. Sumbangan yang diberikan dapat dikonfirmasi melalui kontak WhatsApp +62 878‑8489‑9097.

"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuannya dan semoga Allah memberikan kebaikan yang berlimpah bagi kita semua," ungkapnya.

Atjeh Connection Foundation selama ini turut aktif menggerakkan relawan pada musibah bencana alam seperti Gempa di Lombok tahun 2018, Gempa dan Tsunami Palu 2018, Tsunami di Banten 2018, Banjir Bandang Bogor 2019, Banjir dan Longsor Aceh Tengah 2020, dan bencana alam lainnya.

Bantuan yang dibawa yakni uang tunai,  bahan pangan, biskuit, selimut, kebutuhan bayi, alat penyaring air dan barang kebutuhan lainnya yang dianggap perlu sebagai barang pendukung kebutuhan darurat bencana.

Bencana terbesar seperti yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala pada tahun 2018, Relawan Atjeh Connection Foundation turun langsung membantu korban tsunami, gempa dan likuifaksi selama lebih dari 15 hari. Donasi yang dikumpulkan pada saat itu di antarkan langsung kepada korban yang membutuhkan bantuan hingga daerah terpelosok.(*)

Baca juga: Kakek Perkosa Cucu di Aceh Besar Mulai Disidangkan di MS Jantho, Terancam Dicambuk 200 Kali

Baca juga: Fakta Pembakaran Kantor Bupati Bireuen Diungkap Polisi, Ternyata untuk Menghilangkan Jejak Pencurian

Baca juga: Presiden Sahkan Inpres Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek, Seluruh Elemen Diminta Mendukung

Foto: Amir Faisal Nek Muhammad

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved