Breaking News:

Berita Langsa

Ganti Rugi Pengadaan Tanah Jalan Tol Binjai-Kota Langsa Rp 132,8 Miliar, Begini Proses Pembayarannya

BPN Kota Langsa, Kamis (8/4/2021), menggelar musyawarah dengan pemilik tanah yang terkena proyek pembangunan Jalan Tol Binjai-Kota Langsa.

For Serambinews.com
Kepala BPN Kota Langsa, Erwis saat memimpin musyawarah ganti rugi tanah untuk pembangunan Jalan Tol Binjai-Kota Langsa, Kamis (8/4/2021). 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Badan Pertanahan Nasional atau BPN Kota Langsa, Kamis (8/4/2021), menggelar musyawarah dengan pemilik tanah yang terkena proyek pembangunan Jalan Tol Binjai-Kota Langsa.

Rapat dipimpin Kepala BPN Kota Langsa yang juga Ketua Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T), Erwis, A.Ptnh, dan berlangsung di aula Hotel Harmoni Langsa

Hadir PPK Tol Binjai-Langsa II, Alfisyah, ST, MT, dan anggota P2T dari Pemko Langsa, Dinas Pertanian Provinsi Aceh, Kejari Langsa, unsur kecamatan, gampong, Polsek, dan Koramil, serta Pimpro dari PT Hutama Karya.

Kepala BPN Kota Langsa, Erwis meminta kepada semua pemilik tanah, rumah, maupun kebun yang terkena proyek jalan tol itu agar bersabar dan mengikuti proses, seperti identifikasi dan inventarisasi oleh Satgas A dan Satgas B.

Kedua proses itu telah selesai dilakukan dan telah diumumkan, yaitu wilayah yang terkena lokasi pembangunan Jalan Tol Binjai-Langsa, yakni Gampong Pondok Kelapa, Kecamatan Langsa Baro.

Baca juga: Pemerintah Mengapresiasi Program Vaksinasi Lansia oleh Lembaga Pendidikan

Baca juga: 6 Tahun Menikah Tapi Tak Kunjung Hamil, Wanita Ini Syok Saat Dokter Sebut Suaminya Wanita

Baca juga: Bantah Ada Perselingkuhan, Kuasa Hukum Wulan Guritno Enggan Beberkan Penyebab Perceraian Kliennya

Lalu, Gampong Gedubang Aceh, Kecamatan Langsa Baro, serta Gampong Pondok Kemuning dan Gampong Suka Jadi Kebon Ireng, Kecamatan Langsa Lama.

"Dari hasil pendataan Satgas terdapat 134 bidang tanah, 84 bidang di trase Jalan Tol, sementara 45 bidang di luar trase Jalan Tol atau tanah sisa," ujarnya.

Erwis menambahkan, luas seluruh bidang tanah yang terkena jalur tol Binjai-Langsa (Sekmen Kota Langsa) seluas 115,57 hektare, dan panjang jalur tol 8,2 kilometer.

Sementara penilaian terhadap objek pengadaan tanah ini dilakukan oleh Kantor Jasa Penilaian Publik atau KJPP, untuk selanjutnya hasil penilaian diserahkan ke Ketua P2T.

Halaman
12
Penulis: Zubir
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved