Breaking News:

Berita Abdya

Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida Sidak, Larang Jual 3 Produk Ini, Dampaknya Mandul Hingga Lumpuh

Dalam kunjungan dan monitoring peredaran Pestisida Tim KP3 Aceh hadir Irnawati SPt, Artati SE MSi, Elda Rozaini SP, dan turut didampingi

SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Provinsi Aceh bersama Distanpan Abdya melakukan sidak dan monitoring ke sejumlah kios pengecer pupuk, Kamis (8/4/2021) di Kecamatan Lembah Sabil.  

Dalam kunjungan dan monitoring peredaran Pestisida Tim KP3 Aceh hadir Irnawati SPt, Artati SE MSi, Elda Rozaini SP, dan turut didampingi Kasi Pertisida, Pupuk dan Alsintan Distanpan Abdya, Muhafaz Zulus Fitri SP. 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Provinsi Aceh bersama Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Barat Daya (Distanpan Abdya) melakukan sidak ke sejumlah kios pengecer pupuk. 

Sidak ini dilakukan pada Kamis (8/4/2021).

Dalam kunjungan dan monitoring peredaran Pestisida Tim KP3 Aceh hadir Irnawati SPt, Artati SE MSi, Elda Rozaini SP, dan turut didampingi Kasi Pertisida, Pupuk dan Alsintan Distanpan Abdya, Muhafaz Zulus Fitri SP. 

Kemudian para perwakilan PT Meuligo Raya, Indra Sukma SH dan Verry Gunawan, dan perwakilan PT Pertani dan PT Andalas selaku distributor pupuk bersubsidi di Abdya.

Kios-kios pupuk yang dikunjungi para tim KP3 dan Distanpan itu, mulai dari Kecamatan Lembah Sabil hingga kios yang berada di kecamatan Babahrot.

Dalam kunjungan itu, tim KP3 meminta kepada para kios pengecer pupuk resmi agar tidak menjual pupuk dan obat-obatan yang mengandung bahan berbahaya dan tidak terdaftar pada Kementerian Pertanian atau ilegal.

Baca juga: VIDEO Rekonstruksi Kasus Pembakaran Kantor Bupati Bireuen, Tersangka Dihadirkan Bawa Linggis

Baca juga: Kakek Perkosa Cucu di Aceh Besar Mulai Disidangkan di MS Jantho, Terancam Dicambuk 200 Kali

Baca juga: Rekonstuksi Ulang Kasus Pencurian dan Pembakaran Kantor Bupati Bireuen, Ini Adegannya

“Contoh produk yang berbahaya dan tidak terdaftar itu, seperti insektisida merk megafur, permadan, vanda-fur,” ujar Irna

Halaman
12
Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved