Breaking News:

Ramadhan 1442 Hijriah

Bagaimana Hukum Menggosok Gigi, Berkumur, atau Bersiwak saat Puasa Ramadhan?

Bagaimana hukum menggosok gigi, berkumur, atau bersiwak saat Ramadhan? Apakah bisa membatalkan puasa? Simak penjelasan ustaz.

Editor: Amirullah
srithedentist.com
Sikat gigi 

SERAMBIENWS.COM - Pemerintah telah menetapkan 1 Ramadhan 1442 H jatuh pada 13 April 2021.

Pada momen Ramadhan, umat muslim diwajibkan untuk menjalankan puasa.

Saat ber puasa, salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan adalah terkait hukum gosok gigi dan berkumur.

Bagaimana hukum menggosok gigi atau berkumur saat sedang menjalankan ibadah puasa?

Apakah puasa menjadi batal atau masih bisa dilanjutkan?

Terkait pertanyaan tersebut, Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Dr. Ismail Yahya, memberikan penjelasan.

Baca juga: Sabu 6,7 Kg Diamankan Polres Aceh Besar, Tangkap 4 Tersangka Bersenpi, Sempat Jual Rp 50 Juta/Ons

Baca juga: Penulis Skenario Fajar Umbara Ditahan, Kasus KDRT terhadap Istrinya Pemain Sinetron Yuyun Sukawati

Hal itu ia sampaikan melalui video kanal YouTube Tribunnews.com, TANYA USTAZ.

Menurutnya, ada dua pendapat tentang hukum menggosok gigi, berkumur, atau bersiwak saat sedang puasa.

Sebagian ulama berpendapat bahwa gosok gigi atau berkumur itu boleh dilakukan asal sebelum salat subuh.

Bahkan hal itu sangat dianjurkan untuk dilakukan setelah sahur.

"Hukum bersiwak, berkumur, dan menggosok gigi saat puasa dibolehkan oleh para ulama, terlebih kalau itu dilakukan sesudah kita sahur, sangat dianjurkan," ujar Ismail lewat video YouTube Tribunnews.com.

Sementara itu, pendapat ulama yang lain mengatakan bahwa gosok gigi, kumur, atau bersiwak pada siang hari saat berpuasa itu makruh.

Baca juga: Tidak Sahur dan Tidak Niat Puasa Ternyata Ada Sanksi, Berikut Ulasan Ulama Aceh Tgk Faisal Ali

Maksud dari makruh sendiri adalah hal yang sebaiknya tidak dilakukan atau ditinggalkan.

"Kalau bersiwak, berkumur, menggosok gigi itu dilakukan sesudah siang hari atau salat zuhur, sebagian ulama mengatakan itu makruh, kalau itu berlebih-lebihan," terang Ismail Yahya.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved