Breaking News:

Internasional

Rencana Denmark Pulangkan Pengungsi Suriah Picu Kontroversi

Rencana pemerintah Denmark memulangkan pengungsi Suriah ke negaranya memicu kontrovesi. Denmark terus menghadapi kritikan yang meningkat atas

Twitter
Aya Abu-Daher, pengungsi dari Suriah telah diberitahu izin tinggalnya yang habis pada akhir Januari 2021 lalu tidak akan diperpanjang. 

SERAMBINEWS.COM, KOPENHAGEN - Rencana pemerintah Denmark memulangkan pengungsi Suriah ke negaranya memicu kontrovesi.

Denmark terus menghadapi kritikan yang meningkat atas keputusan tahun lalu mencabut izin tinggal pengungsi Suriah.

Dengan alasan situasi sudah aman di sekitar Damaskus, tetapi negara itu tetap pada posisinya.

Sikap keras Denmark sebagai tanda baru, negara tersebut sekarang memiliki salah satu kebijakan migrasi paling ketat di Eropa.

“Tidak ada negara lain di Eropa yang mengadopsi kebijakan seperti itu,” Niels-Erik Hansen, seorang pengacara yang mengkhususkan diri dalam masalah migrasi, mengatakan kepada AFP.

Baca juga: Serangan Rudal Jet Tempur Israel Menghantam Gudang Senjata, Tiga Milisi Iran Tewas di Suriah

Dalam pemilu terakhir tahun 2019, Demokrat Sosial, yang dipimpin oleh Mette Frederiksen, mengadopsi garis pembatasan tentang imigrasi.

Dia berhasil mengambil alih kekuasaan dari pemerintah konservatif yang didukung oleh Partai Rakyat Denmark sayap kanan.

Ketidakpedulian yang meluas terhadap perubahan kebijakan di negara Skandinavia itu berubah pada awal April.
Setelah salah satu klien Hansen, seorang remaja yang akan lulus sekolah menengah, memohon kasusnya di televisi Denmark.

Berbicara dalam bahasa Denmark yang fasih, Aya Abu-Daher yang berusia 19 tahun menggerakkan penonton saat dia bertanya, menahan air mata, apa yang dia lakukan salah.

“Siswa yang luar biasa” menurut kepala sekolah sekolah menengahnya di Nyborg sedang berkampanye agar keluarganya diizinkan untuk tinggal.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved