Breaking News:

Keracunan Gas

Warga Keracunan Gas, Anggota DPRA Minta PT Medco Pastikan Keamanan Semua Sumur Minyak

Keracunan asap gas beracun dari sumur Migas Alue Siwah milik PT Medco ini dialami belasan warga di Desa Panton Rayeuk, Aceh Timur Jumat pagi.

hand over dokumen pribadi
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Iskandar Usman Al-Farlaky meminta PT Medco E&P Malaka yang beroperasi di Blok Aceh di Kabupaten Aceh Timur untuk memastikan semua Sumur Minyak di sana aman.

"Sehingga tidak mengancam keselamatan warga, seperti kasus gas H2S di Indra Makmue, yang dekat dengan lapangan migas milik Medco," kata Iskandar di Banda Aceh, Selasa (13/4/2021). 

Iskandar yang juga Sekretaris Komisi V DPRA ini menyatakan bahwa Blok A berada di bawah kendali dan kewenangan PT Medco. Ia meminta semua sumur yang sedang beroperasi atau sumur yang kondisinya off harus dipastikan aman.

"Jangan sampai kasus demi kasus muncul di lapangan mengakibatkan kemelaratan bagi rakyat," tegas Al-Farlaky. 

Permintaan itu menyusul telah terjadinya peristiwa keracunan asap gas beracun dari sumur Migas Alue Siwah milik PT Medco yang dialami belasan warga di Desa Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Jumat, 9 April 2021 pagi.

Politisi muda asal Aceh Timur itu mengaku akan mengirim surat ke manajemen PT Medco Energi sebagai induk dari perusahaan Medco E&P Malaka atas peristiwa tersebut. 

Secara kelembagaan, ia juga akan memanggil pihak PT Medco dan stakeholder lainnya dalam rangka rapat dengar pendapat.

"Kita tahu memang banyak sumur-sumur yang ada di Blok A," ujarnya.

Baca juga: Ini Sosok Dibalik Hijrahnya Assanur Torres Rijal dari Persiraja ke Persis Solo

Baca juga: Legenda UFC Ini Sebut Jon Jones dan Francis Ngannou Sama-sama Takut Bertarung

Baca juga: 3 Pelaku Transaksi Chip Domino Ditangkap di Pidie Jaya, Polisi Sita HP, Uang Tunai dan Chip 43 B

Selain itu, Iskandar juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Aceh untuk membentuk tim investigasi dan segera turun ke lapangan.

Halaman
12
Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved