Breaking News:

Jurnalisme Warga

Punya Tanah? Anda Wajib Tahu Info dan Aplikasi Ini

Akhir bulan lalu, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Aceh melakukan acara sosialisasi dan pembinaan pejabat pembuat akta tanah

Punya Tanah? Anda Wajib Tahu Info dan Aplikasi Ini
IST
SITI RAHMAH, S.H., M.Kn., Notaris/PPAT dan Mahasiswi Program Doktor Ilmu Hukum di Unversitas Syiah Kuala, melaporkan dari Banda Aceh

OLEH SITI RAHMAH, S.H., M.Kn., Notaris/PPAT dan Mahasiswi Program Doktor Ilmu Hukum di Unversitas Syiah Kuala, melaporkan dari Banda Aceh

Akhir bulan lalu, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Aceh melakukan acara sosialisasi dan pembinaan pejabat pembuat akta tanah (PPAT) seluruh Aceh, bertempat di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.

Acara tersebut berlangsung dua hari, dihadiri oleh 168 PPAT seluruh Aceh, dibuka oleh Kakanwil BPN Aceh, Dr Agustyarsyah MP. Turut memberikan kata sambutan pada acara tersebut adalah Ketua Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah, Ismuha Amin SpN.  Juga hadir teman satu kelas saya di Program Doktor Ilmu Hukum (USK),  Akhyar Tarfi  yang menjabat Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan di Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh.

Pada malam itu juga ada sosialisasi aplikasi pelayanan dan informasi pertanahan oleh Rendy Fahmi dan Aula Pambudi. Keduanya merupakan Staf BPN Wilayah Aceh pada Bidang Penetapan Hak, Pendaftaran, dan Bagian Tata Usaha.

Mereka memperkenalkan lima aplikasi dan satu model aplikasi yang akan dikembangkan ke depannya. Aplikasi tersebut merupakan  aplikasi dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) seperti “Sentuh Tanahku” yang berbasis mobile, “Gistaru” dan “Bhumi” berbasis aplikasi web, serta dua aplikasi milik Kantor Wilayah BPN Aceh, yaitu Sipemanah (web dan mobile), Go-Ukur dan SIPPAT.

Sentuh Tanahku adalah aplikasi  informasi  pertanahan  berbasis mobile yang memudahkan  masyarakat untuk melakukan pengecekan berkas dan sertifikat tanah. Aplikasi berfungsi untuk menyampaikan informasi status kepemilikan bidang tanah (blokir, berakhirnya hak, status berkas). Sentuh Tanahku ini juga untuk mengetahui biaya, waktu, dan persyaratan layanan BPN dalam rangka meningkatkan transparansi layanan pertanahan. Juga untuk melakukan pelacakan status berkas permohonan di kantor pertanahan untuk meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan layanan. Misalkan Anda melakukan proses balik nama di BPN, ingin tahu sudah sampai di mana prosesnya, dapat dilihat pada aplikasi Sentuh Tanahku ini.

Adapun Gistaru adalah singkatan dari Geographical System Tata Ruang. Layanan ini merupakan sistem informasi geografi tentang tata ruang. Aplikasi tersebut dibuat untuk menampilkan peta rencana tata ruang (RTR) yang dimiliki oleh Kementerian ATR/BPN. Layanan aplikasi Gistaru merupakan bagian dari sistem Geographical System Tata Ruang atau sistem informasi geografi tentang tata ruang.

Dengan menggunakan fitur ini masyarakat dapat menemukan beragam informasi terkait  RTR. Rendy Fahmi mencontohkan, jika seorang pengusaha ingin membangun warung makan atau hotel, pengusaha tersebut dapat melihat terlebih dahulu peruntukan tata ruang di lokasi yang akan dibangun usaha di atasnya, sehingga ke depan tidak akan terjadi penyalahgunaan tata ruang yang berakibat pembongkaran tempat usaha.

Bhumi merupakan laman berbentuk peta daring untuk mengakses data geospasial dari Kementerian ATR/BPN. Peta daring ini dibangun berdasarkan perangkat lunak Terria JS. Perangkat lunak tersebut merupakan framework sumber terbuka untuk menjelajahi data geospasial berbasis daring yang dikembangkan bersama oleh Data61 dan Departement of Communications and the Arts, Geoscience Australia, serta lembaga Pemerintah Australia lainnya. Ada tujuh fitur yang terdapat pada aplikasi Bhumi, yaitu bidang tanah berdasarkan hak, zona nilai tanah, kawasan hutan, lahan baku sawah, penetapan lahan sawah, serta penggunaan Tanah. Aplikasi ini dapat digunakan sebagai informasi bagi stakeholder, masyarakat, maupun pemerintah. Misalnya, pemerintah daerah ingin mengetahui berapa jumlah lahan sawah dan ingin mengambil kebijakan terkait hal tersebut maka dapat mengakses aplikasi ini.

Si Pemanah adalah aplikasi pengaduan di seluruh Aceh. Monitoring pengaduan secara berjenjang dari kantor wilayah ke kantor pertanahan. Misalnya, masyarakat melakukan pengaduan di Si Pemanah, aduan tersebut akan diterima oleh Kepala Kanwil BPN Aceh (Eselon II) dan kemudian diterima oleh Kepala Kantor Pertanahan atau Kepala Bidang bersangkutan (Eselon III).

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved