Breaking News:

Ramadhan

Saat Puasa di Bulan Ramadhan, Bolehkah Mandi Wajib atau Junub Dilakukan Setelah Imsak?

"Sahur memiliki waktu yang terbatas sampai terbitnya fajar sadik atau masuknya waktu subuh," jelas Nashiruddin.

KOMPAS.COM
Ilustrasi 

"Sahur memiliki waktu yang terbatas sampai terbitnya fajar sadik atau masuknya waktu subuh," jelas Nashiruddin. 

SERAMBINEWS.COM - Saat ini ummat islam sedunia menunaikan ibadah puasa Ramadhan.

Puasa juga harus dilakukan dengan kondisi tubuh bersih dari hadas besar dengan mandi junub.

Bolehkah mandi wajib atau mandi junub dilakukan setelah sahur atau masuk waktu imsyak di bulan Ramadhan?

Menanggapi hal tersebut, Dosen dan Ketua LPM IAIN Surakarta, Muh Nashiruddin, mengatakan tergantung pada waktu yang tersisa untuk sahur.

"Sahur memiliki waktu yang terbatas sampai terbitnya fajar sadik atau masuknya waktu subuh," jelas Nashiruddin.

Baca juga: Cuaca Panas Terik dan Haus, Bolehkah Mandi di Siang Hari saat Sedang Berpuasa? Ini Penjelasannya

Baca juga: Tiga Ribu Lansia Divaksin, Pasien Covid-19 Sembuh Tambah 121 Orang

Baca juga: Warga Terdampak Gas Beracun Dipulangkan

Nashiruddin melanjutkan, jika waktu sahur tinggal sedikit, maka diutamakan melaksanakan sahur terlebih dahulu.

Kemudian setelahnya melakukan mandi wajib.

Sementara itu, jika waktu sahur masih panjang, lebih baik mandi wajib dahulu kemudian dilanjutkan sahur.

"Jika waktu sahur masih longgar, sebaiknya mandi wajib dahulu agar tubuhnya bersih baru kemudian melakukan sahur," tambahnya.

Nashiruddin menambahkan, ada hal yang perlu diperhatikan jika akan melakukan mandi wajib setelah sahur.

Halaman
1234
Editor: Nur Nihayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved