Breaking News:

Sejarah Stadion Kuta Asan, dari Benteng Melawan Belanda Hingga Jadi Markas PSAP Sigli

Sejarah berdirinya Stadion Kuta Asan Sigli tidak banyak diketahui publik. markas PSAP Sigli yang awalnya benteng melawan Belanda

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR
Stadion Kuta Asan Sigli, Pidie di Gampong Lampoh Lada, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Minggu (18/4/2021) 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINES.COM, SIGLI - Sejarah berdirinya Stadion Kuta Asan Sigli tidak banyak diketahui publik.

Mengingat sejarah stadion tersebut tidak banyak catatan tentang sejarahnya. 

Stadion tersebut, awalnya sebagai benteng berperang untuk mengusir penjajahan Belanda.

Bangunan benteng itu masih berdiri kokoh disudut stadion, sebagai bukti bisu jejak sejarah menumpas penjajah.

Kecuali itu, pernah adanya empat meriam dipajang di empat sudut stadion yang berkapasitas 15.000 penonton.

Baca juga: Viral Video Higgs Domino Game Saat Shalat Berjamaah, Tokoh di Lhokseumawe Minta Polisi Usut Tuntas

Namun, benda peninggalan itu kini tidak ada lagi di dalam stadion yang pernah terkenal di Aceh itu.

Pada tahun 1953, Kolonel Habib Muhammad, merubah benteng Belanda itu menjadi lapangan sepakbola.

Keinginan Kolonel Habib itu, ternyata mendapatkan sokongan penuh dari masyarakat.

Bahu membahu warga membangun lapangan sepakbola, dengan memasang seng sebagai pagar lapangan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved