Breaking News:

Berita Banda Aceh

Bikin Haru! Dari Anak Tukang Sapu Hingga Anak Tukang Becak Lulus TNI, Mulai Pendidikan di Rindam IM

"Saya ingin membahagiakan mamak, karena mamak saya tukang sapu Taman Putroe Phang sampai sekarang. Dua kali saya gagal,

Penulis: Subur Dani | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Calon prajurit Tamtama TNI AD jelang pembukaan pendidikan di Rindam Mata Ie, Aceh Besar, Rabu (21/4/2021). SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI 

Bahkan, ini kali ketiga ia mengikuti seleksi dan dinyatakan lulus. Muhammad Ikhsan tak mampu meluapkan kebahagiaannya karena diterima menjadi prajurit TNI.

"Saya ingin membahagiakan mamak, karena mamak saya tukang sapu Taman Putroe Phang sampai sekarang. Dua kali saya gagal, dan kemarin ikut lagi, alhamdulillah lulus," kata Ikhsan.

Ikhsan juga mengaku, dia cukup percaya diri ikut seleksi TNI karena menurutnya penerimaan calon prajurit dilakukan secara fair. Bahkan, Ikhsan mengaku seleski dilakukan secara terbuka dan gratis, tidak dipungut biaya sedikitpun.

"Saya daftar sendiri, tanya informasi ke Ajen, siapin berkas dan menyiapkan fisik. Semuanya gratis tidak ada biaya apapun," katanya.

Calon prajurit lainnya, Aditya Nurahma, anak tukang becak dari Kota Langsa, juga mengaju senang bisa lulus sebagai prajurit TNI AD. Sama seperti Muhammad Ikhsan, dia masuk TNI karena ingin membanggakan orang tua.

"Saya ingin membanggakan kedua orang tua, karena ayah saya tukang becak dan ibu saya ibu rumah tangga," katanya.

Dengan menjadi prajurit lanjutnya, akan mengangkat derajat dan martabat kedua orang tuanya. Lebih dari itu, anak bungsu ini ingin menjadi penopang ekonomi keluarga.

"Saya ingin jadi tentara karena saya ingin mengangkat derajat dan martabat orang tua saya. Saya juga hanya anak tukang becak, dan saya yang paling kecil, kakak saya tidak bekerja, abang saya hanya karyawan foto copy," katanya.

Begitu juga dengan Zulhelmi, pria asal Pidie yang juga mengaku cukup bahagia bisa memulai pendidikan militernya di Rindam IM. Zulhelmi merupakan anak petani yang sudah lama bercita-cita menjadi prajurit TNI. "Siap, saya bangga bisa lulus. Saya ingin bahagiakan orang tua," ujarnya.

Danrindam IM, Kol INF Marzuki menyebutkan, total siswa yang lulus untuk calon prajurit Tamtana gelombang pertama tahun 2021 sebanyak 320 orang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved