Internasional

Kapal Pesiar Saudi Cruise Gandeng MSC Cruises, Jelajahi Laut Merah dan Teluk Arab pada Musim Dingin

Kapal pesiar Saudi Cruise Co., yang dimiliki oleh Dana Investasi Publik, menandatangani perjanjian dengan MSC Cruises.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Kapal Pesiar Saudi Cruise di Laut Merah 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kapal pesiar Saudi Cruise Co., yang dimiliki oleh Dana Investasi Publik, menandatangani perjanjian dengan MSC Cruises.

Hal itu untuk meluncurkan perjalanannya di Laut Merah dan Teluk Arab selama musim dingin yang akan datang.

Pengumuman itu datang selama pertemuan antara Fawaz Farooqui, CEO sementara Red Sea Cruise Co., dan Pierfrancesco Vago, ketua eksekutif MSC Cruises, di Riyadh pada Rabu (21/4/2021).

Keduanya menandatangani perjanjian kerangka kerja untuk menandai dimulainya kemitraan baru, lansir ArabNews.

Kedua perusahaan menargetkan 170.000 tamu kapal pesiar musim dingin ini.

Baca juga: Arab Saudi Perketat Protokol Kesehatan di Seluruh Masjid dan Pusat Pasar

Berdasarkan perjanjian tersebut, MSC Magnifica akan berlayar di Laut Merah dari Jeddah dalam beberapa perjalanan tujuh hari dari 13 November hingga 26 Maret.

Perjalanan ini akan menawarkan akses penumpang ke pilihan pelabuhan dan tujuan di pantai Laut Merah.

Persinggahan mingguan akan dilakukan di Pelabuhan Al-Wajh, yang akan menghubungkan penumpang dengan AlUla, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO.

Kota Jeddah sedang mempersiapkan balapan Formula 1 pertama yang diselenggarakan oleh Kerajaan pada 5 Desember.

Perjalanan ini akan memberikan kesempatan bagi beberapa penumpang MSC Magnifica untuk menikmati acara olahraga global ini dalam hubungannya dengan perjalanan mereka di atas kapal pesiar.

MSC Magnifica akan mengunjungi Dammam setiap minggu dari 2 Desember hingga 24 Maret.

Sebagai bagian dari program musim dinginnya di Teluk Arab.

Perjalanan ini akan memungkinkan penumpang untuk mengunjungi Al-Ahsa Oasis, situs Warisan Dunia UNESCO lainnya di Kerajaan, selain banyak tujuan dan atraksi menarik di wilayah tersebut.

Baca juga: Arab Saudi Larang 20 Negara, Termasuk Indonesia, Saat Penerbangan Dimulai Kembali 17 Mei 2021

Farooqui mengatakan perusahaannya ingin menjalin kemitraan jangka panjang, yang akan meningkatkan jumlah kapal pesiar yang datang ke Arab Saudi di masa depan.

"Kerajaan memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada para pengunjungnya, dan kerja sama baru ini," katanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved