Breaking News:

Kupi Beungoh

Kunjungan Ramadhan ke AD Pirous: Silaban, Gerrit Bruins, Ibrahim Hasan & Estetika Baiturrahman (IV)

Masjid Baiturrahman dibangun kembali pada tahun 1879 atas perintah Jenderal Van Der Haijden, dengan jasa kontraktor pengusaha berdarah Cina, Lie A Sie

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Foto direkam dengan drone dari arah Tugu Modal, tahun 2019. 

Ahmad Humam Hamid*)

BANYAK orang yang terkagum-kagum menikmati keindahan Mesjid Negara Istiqlal di Jakarta.

Tapi sebagian orang kemudian agak sedikit berkurang kekagumannya, setelah tahu bahwa mesjid itu dirancang oleh seorang arsitek hebat beragama Nasrani.

Arsitek itu adalah Friedrich Silaban yang merupakan  teman dekat Sukarno, presiden Republik Indonesia yang menggagas pembangunan masjid Itiqlal.

Banyak orang menyangka adalah Sukarno yang menggunakan kekuasaan untuk membuat Silaban sebagai perancang Istiqlal.

Padahal sama sekali tidak.

Silaban memenangkan sayembara perancangan pada tahun 1961 itu, dimana Buya Hamka menjadi salah seorang jurinya.

Hanya saja, Silaban menggunakan nama samaran, sehingga tidak menarik perhatian dewan juri untuk membahas siapa dirinya.

Bisa dikatakan, Silaban menang secara sangat objektif.

Kita tidak tahu ketika keputusan juri itu menjadi keputusan politik pemerintah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved