Breaking News:

Berita Kutaraja

Satgas Covid-19 Imbau Pengurus Masjid dan Meunasah Terapkan Protkes pada Jamaah

Virus asal Tiongkok itu kembali menginfeksi 46 orang yang sedang menjalankan ibadah puasa, dan lima orang meninggal dunia. 

Penulis: Subur Dani
Editor: Saifullah
For. Serambinews.com
Jubir Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 menghimbau pengurus dan pengelola Masjid atau Meunasah menerapkan Protokol Kesehatan atau Protkes untuk mencegah penularan Virus Corona.

Virus asal Tiongkok itu kembali menginfeksi 46 orang yang sedang menjalankan ibadah puasa, dan lima orang meninggal dunia. 

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG.

“Aktivitas masyarakat Aceh sangat tinggi di Masjid dan Meunasah dalam bulan Ramadhan. Karena itu, perlu diterapkan Protokol Kesehatan,” tutur pria yang akrab dipanggil SAG itu.

Ia mengatakan, masyarakat Aceh umumnya menghabiskan waktu di Masjid dan Meunasah selama bulan suci Ramadhan.

Baca juga: Innalillah! 53 Kru KRI Nanggala-402 Dinyatakan Telah Gugur, Panglima TNI Tercekat Umumkan Kabar Duka

Baca juga: Aceh Festival Ramadhan 1442 Hijriah Siap Digelar, dengan Hybrid dan Prokes

Baca juga: 21 Pelajar Jadi Korban Kebakaran di Batuphat Timur, Bantuan Peralatan Sekolah Masih Nihil

Selain melaksanakan shalat berjamaah lima waktu plus shalat tarawih, ibadah Ramadhan juga diisi dengan zikir, iktikaf, dan tadarus.

Bahkan tradisi berbuka puasa bersama masih dilakukan masyarakat di masa pandemi ini.

Sebahagian jamaah tampak memiliki kesadaran untuk melindungi diri dan jamaah lainnya dengan cara memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan memakai sabun di bawah air yang sedang mengalir.

Namun, tidak dapat dipungkiri masih ada jamaah yang masih mengabaikan Protokol Kesehatan.

Karena itu, lanjut SAG, pengurus dan pengelola Masjid maupun Meunasah bertanggung jawab melindungi para jamaah dari oknum jamaah yang mengabaikan Protokol Kesehatan.

Baca juga: Babinsa Pantau Harga Sembako di Kecamatan Meuraxa

Baca juga: Jenazah Kepala BIN Papua belum Bisa Dievakuasi, Brigjen TNI Gusti Ditembak KKB

Baca juga: TNI Kembali Berduka, Kepala BIN Papua Ditembak KKB di Puncak

Sejatinya, di bulan suci Ramadhan yang pernuh berkah dan ampunan ini harus saling melindungi sesama dari penyakit ta’eun Covid-19, yang kasusnya meningkat di Aceh.

“Mari beribadah bersama dengan saling menjaga dan melindungi untuk mendapatkan berkah yang berlipat ganda dari Allah SWT,” tutur SAG.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved