Breaking News:

Berita Aceh Utara

Seorang Duda di Aceh Utara yang Rudapaksa Gadis ABG Dilimpahkan ke Jaksa

Penyidik PerlindunganPerempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Aceh Utara kemarin melimpahkan I (45) seorang duda asal Kecamatan Cot Girek....

Penulis: Jafaruddin | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Penyidik PPA Reskrim Polres Aceh Utara melimpahkan tersangka kasus rudapaksa ke Kejari Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON - Penyidik PerlindunganPerempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Aceh Utara kemarin melimpahkan I (45) seorang duda asal Kecamatan Cot Girek ke Kejari Aceh Utara.

Karena berkas kasus rudapaksa yang dilakukan duda tersebut terhadap seorang gadis yang baru gede sudah dinyatakan memenuhi unsur secara formil dan materil.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Fauzikepada Serambinews.com, Minggu (25/4/2021), menyebutkan, itu merupakan pelimpahan tahap II (P21) artinya berkas perkara sudah lengkap untuk ditindaklanjuti oleh jaksa.

“Berkas perkara, barang bukti seperti pakaian korban termasuk hasil Visum et repertum korban sudah kita serahkan ke Kejaksaan,” jelas AKP Fauzi.

Diberitakan sebelumnya, I melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis 16 tahun di Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, korban masih kerabat dekat korban sendiri.

Disebutkan, kasus pemerkosaantersebut dilaporkan ayah korban ke Polres Aceh Utara pada 9 Februari 2021.

Dalam laporannya disebutkan kejadian rudapaksa terjadi dua kali yakni pada 20 dan 22 Januari 2021 dini hari.

Berdasarkan bukti permulaan yang cukup,kata Kasat Reskrim petugas Polres Aceh Utara melakukan penyelidikan tentang keberadaan tersangka.

Setelah memastikan keberadaan tersangka, polisi pada 6 Maret berhasil meringkus pelaku di kawasan Peunaron, KabupatenAceh Timur.

"Sejak kejadian tersebut dilaporkan, pelaku menghilang dan berpindah-pindah tempat tinggal, hingga akhirnya berhasil ditangkap di Aceh Timur," ujar AKP Fauzi.

Atas perbuatannya, penyidik menjerat pelaku dengan perkara jarimah dan Pelecehan Seksual Terhadap Anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 Juncto Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat dengan ancaman 200 bulan kurungan.(*)

Baca juga: Kini, Umat Muslim Amerika Semakin Mudah Dapatkan Makanan Halal, Pakar Industri Halal Semakin Ramai

Baca juga: Erling Haaland Bawa Dortmund ke Tangga Kelima Klasemen, Pecahkan Rekor Aubameyang

Baca juga: KRI Nanggala-402 Tenggelam, Gubernur Aceh Sampaikan Duka Mendalam

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved