Breaking News:

Berita Aceh Jaya

KKP Akan Tanam 500 Ribu Bibit Mangrove di Aceh Jaya, Ini Luas Arealnya

"Mudah-mudahan program dengan menggunakan pola padat karya ini bisa mensejahterakan masyarakat," ujarnya.

Penulis: Riski Bintang | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan sosialisasi rehabilitasi tanaman Mangrove kepada kelompok masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya, di Aula Dinas Kesehatan setempat, Selasa (27/4/2021). 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kementrian Kelautan dan Perikanan atau KKP melakukan sosialisasi rehabilitasi tanaman Mangrove kepada kelompok masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya di Aula Dinas Kesehatan setempat, Selasa (27/4/2021).

Koordinator Restorasi, Pengelolaan Ekosistem Laut dan Pesisir Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau Kecil KKP, Heri Gunawan Daulay mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk pemulihan ekosistem mangrove yang mengalami kerusakan sehingga memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.

Heri menyebut, sejak tahun 2020 sampai 2021, pemerintah mencanangkan progam PEN dengan mengedapankan pola padat karya yaitu menciptakan lapangan kerja dengan melakukan rehabilitasi dan restorasi tanaman Mangrove di wilayah Kabupaten Aceh Jaya.

"Tahun lalu, telah dilakukan beberapa rehabilitasi di kawasan Ekowisata Mangrove Gampong Baro, salah satunya pembuatan tracking Ekowisata Mangrove," kata Heri Gunawan.

Selain itu, lanjutnya, pembibitan Manggrove sekitar 500 ribu dan melakukan penanaman sekitar 35 hektare tanaman Mangrove di wilayah Kabupaten Aceh Jaya.

Baca juga: Sekda Tegaskan Hutan Mangrove tidak Boleh Dialihkan Jadi Tambak Udang, Dukung Pengembangan Ekowisata

Baca juga: Tiga Tersangka Kasus Korupsi Karantina Hafiz di Galus Ditahan, Begini Peran Masing-masing Pelaku

Baca juga: Selama Ini Suka Bertindak Beringas, KKB Kini Mengemis pada Jokowi untuk Tak Diserang

"Mudah-mudahan program dengan menggunakan pola padat karya ini bisa mensejahterakan masyarakat," ujarnya.

Tahun ini, kata Heri, penanaman Mangrove di Aceh Jaya sekitar 2 hektare, tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Setia Bakti dan Indra Jaya.

"Tujuannya untuk mengupayakan lahan kritis menjadi lahan tajuk dengan kerapatan 75 sampai 85 persen," sambungnya.

Ia menambahkan, Provinsi Aceh memiliki lahan tanaman Mangrove sekitar 3.3000 hektare yang tersebar di 23 kabupaten dan kota. 

Baca juga: Tak Mau Duel MMA, YouTuber Jake Paul Ingin Taklukkan Legenda Kelas Berat UFC Ini di Ring Tinju

Baca juga: Bupati Aceh Singkil Tutup Musabaqah Tunas Ramadhan XX Kwarda Aceh

Baca juga: Objek Wisata Manggrove Kuala Langsa Kini Gunakan Transaksi Digital 

"Itu terdiri lahan yang layak direhab dan lahan tidak layak direhab karena sudah diokupasi oleh aktivitas pembangunan masyarakat seperti lahan pertanian dan tambak," jelasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved