Breaking News:

Berita Gayo Lues

Tiga Tersangka Kasus Korupsi Karantina Hafiz di Galus Ditahan, Begini Peran Masing-masing Pelaku

Selanjutnya tersangka Sahrul Huda alias Apuk selaku PPTK, dan tersangka Husin (HS) selaku kuasa pengguna anggaran (PA).

Penulis: Rasidan | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Kapolres Galus, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, didampingi Wakapolres Kompol M Wali, dan Kasat Reskrim Iptu Irwansyah, dalam konferensi pers di aula Mapolres Galus, Rabu (28/4/2021). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Tiga orang tersangka dalam kasus  dugaan korupsi program karantina hafiz atau penghafal Al-Quran di Kabupaten Gayo Lues (Galus) telah ditahan Polres Galus di sel Mapolres setempat.

Ketiga tersangka  yang ditahan dan diamankan itu yakni, tersangka Lukman Hakim (LH) selaku rekanan dalam hal ini pihak ketiga penyedia Wisma Pondok Indah.

Selanjutnya tersangka Sahrul Huda alias Apuk selaku PPTK, dan tersangka Husin (HS) selaku kuasa pengguna anggaran (PA).

Kapolres Galus, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, didampingi Wakapolres Kompol M Wali, dan Kasat Reskrim Iptu Irwansyah, dalam konferensi pers di aula Mapolres Galus, Rabu (28/4/2021), menyampaikan, bahwa ketiga tersangka yang diamankan disel Mapolres tersebut, memiliki peran dan tugas masing-masing.

Kronologis kejadiannya, ujar Kapolres, pada tahun anggaran 2019, Pemkab Galus melalui Dinas Syariat Islam atau DSI melaksanakan program peningkatan sumber daya santri.

Baca juga: Polres Tahan 3 Tersangka Kasus Korupsi Program Karantina Hafiz di Gayo Lues, dari Rekanan hingga PA

Baca juga: Selama Ini Suka Bertindak Beringas, KKB Kini Mengemis pada Jokowi untuk Tak Diserang

Baca juga: Ingin Temui Nek Sutinem, Bupati Aceh Tamiang Sengaja ‘Nongkrong’ di Pinggir Jalan Selepas Subuh

Program ini berupa kegiatan pelatihan sumber daya santri dengan pekerjaan belanja makanan dan minuman.

Pagu anggaran untuk belanja makanan dan minuman itu sejumlah Rp 9.069.805.000, dan terealisasi Rp 9.027.949.000, bersumber dari dana APBK-DOKA 2019.

Lanjutnya, dari total Rp 9.027.949.000 yang dianggarkan oleh DSI Galus, mengelola beberapa kegiatan.

Di antaranya, belanja nasi panitia, narasumber, dan peserta (45+40+1000) x 90 hari x 3 kali makan (prasmanan) dengan pagu anggaran Rp 5.401.700.000, dilaksanakan di Wisma Pondok Indah Porang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved