Antigen Bekas
Erick Thohir Marah Besar, Cari Anak Buah yang Terlibat Kasus Alat Antigen Bekas Pakai di Bandara
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meluapkan kekesalannya atas tindakan oknum petugas Kimia Farma yang menggunakan alat bekas dalam
SERAMBINEWS.COM - Publik Tanah Air dikejutkan dengan kabar permainan pegawai bandara Kualanamu soal alat tes antigen bekas yang dipakai kembali buat Erick Thohir merasa tercoreng.
Bahkan Menteri Badan Usaha Milik Negara tersebut akui sangat malu dengan apa yang dilakukan oleh anak buahnya itu.
Kini di hadapan media, ia pun mengungkapkan kemarahan dan berjanji akan turun tangan untuk memburu anak buahnya yang main curang.
Ia pun meminta aparat penegak hukum beri hukuman tegas bagi siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meluapkan kekesalannya atas tindakan oknum petugas Kimia Farma yang menggunakan alat bekas dalam tes antigen di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.
• Sempat Bikin Heboh Depok, Mengapa Masyarakat Masih Percaya pada Isu Babi Ngepet?
• Terungkap Identitas Mayat Bersimbah Darah di Jalan Line Pipa Aceh Utara, Begini Kronologinya
Erick mengaku tak habis pikir mengapa tindakan yang sangat tidak etis dan membahayakan kesehatan itu terjadi.
Oleh karena itu, Erick pun langsung menindaklanjuti temuan tersebut dan meminta oknum yang terlibat kasus tersebut dipecat.
"Saya sendiri yang meminta semua yang terkait, mengetahui, dan yang melakukan dipecat dan diproses hukum secara tegas," ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/4/2021).
Mantan bos Inter Milan itu pun langsung meminta jajarannya untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Menurut dia, ulah oknum tersebut mengkhianati profesi pelayan publik di bidang kesehatan.
"Tentunya untuk sisi hukum, kita serahkan bersama kepada aparat yang berwenang. Tapi di sisi lain, pemeriksaan secara prosedur maupun organisasi mesti dilakukan secara menyeluruh,” tuturnya.
“Tak ada toleransi! Saya sendiri akan turun untuk melakukan evaluasi," tambahnya.
Tindakan di Kualanamu, lanjut Erick, jelas berkebalikan dengan semangat dan nilai yang disepakati bersama BUMN.
Ia menegaskan, tak ada toleransi bagi setiap pihak yang tidak sesuai dengan core value BUMN.
“Tak peduli siapa, apa jabatannya, semua yang melanggar silakan keluar. Khusus bagi kejadian di Kualanamu, kami mendukung aparatur hukum untuk memberi hukuman yang tegas," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tim-polda-sumut-melakukan-penggerebekan-layanan-rapid-test-antigen-di-bandara-kualanamu.jpg)