Sempat Bikin Heboh Depok, Mengapa Masyarakat Masih Percaya pada Isu Babi Ngepet?
Adam Ibrahim lalu merekayasa kejadian warga yang kehilangan uang di kampungnya karena ada babi ngepet.
SERAMBINEWS.COM - Isu babi ngepet sempat menghebohkan Sawangan, Depok, Jawa Barat baru-baru ini.
Namun, kemunculan babi ngepet dipastikan berita bohong atau hoaks.
Warga yang mengarang sekaligus penyebar berita bohong itu telah ditangkap polisi.
Pelaku bernama Adam Ibrahim (44) itu mengaku merekayasa cerita babi ngepet karena ingin menjadi terkenal.
Ia bersama delapan temannya mengumpulkan uang dan membeli seekor anak babi hutan seharga Rp 900 ribu.
Adam Ibrahim lalu merekayasa kejadian warga yang kehilangan uang di kampungnya karena ada babi ngepet.
Mereka mengarang cerita telah menangkap babi ngepet tersebut agar bisa dikenal sebagai penyelamat warga.
Baca juga: Terungkap Identitas Mayat Bersimbah Darah di Jalan Line Pipa Aceh Utara, Begini Kronologinya
Baca juga: VIRAL Video Bocah 12 Tahun Nyetir Truk Tronton Sambil Ngerokok di Tol, Pelaku Diamankan Polisi
Lantas, mengapa banyak orang percaya soal isu kemunculan babi ngepet?
Sosiolog Universitas Indonesia, Rissalwan Habdy, memberi tanggapan soal masih adanya masyarakat yang percaya pada isu tersebut.
Ia menyampaikan, cerita babi ngepet memang menjadi legenda yang disampaikan dari setiap generasi.
Hal itu disampaikan dalam program Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Kamis (29/4/2021).
"Babi ngepet ini urban legend-nya Indonesia, ini satu cerita yang disampaikan dari generasi ke generasi," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Jumat (30/4/2021).
"Sehingga orang yang tidak pernah melihat langsung, pernah mendengar bahwa cerita itu ada," jelasnya.
Sosiolog Universitas Indonesia, Rissalwan Habdy.
Baca juga: Pria di Pangandaran Tangkap Basah Istrinya Selingkuh, Siapkan Jebakan Pura-pura Kerja di Hari Minggu
Baca juga: Jadi Tersangka Penipuan, Selebgram Dea Rizky Andriani Kini Meringkuk di Penjara, Ini Modusnya
Selain itu, karakteristik warga yang tinggal di daerah Sawangan memang beragam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penemuan-babi-ngepet-yang-hebohkan-tanah-air-ternyata-hoaks.jpg)