Breaking News:

Berita Aceh Tenggara

Gajah Berkeliaran dan Obrak-abrik Kebun Petani Leuser, Ketua DPRK Agara Minta BKSDA Turun Tangan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara, Denny Febrian Roza SSTP MSi, meminta Kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam...

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Ketua DPRK Tenggara, Denny Febrian Roza SSTP MSi. 

Laporan Asnawi Luwi|Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara, Denny Febrian Roza SSTP MSi, meminta Kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Aceh serius tangani konflik gajah liar dengan petani di pedalaman Kecamatan Leuser yang menyebabkan lahan pertanian di Obrak-abrik kawanan gajah.

"Saya minta BKSDA Aceh secepatnya turun ke Agara untuk mengusir gajah liar kembali ke habitatnya," pinta Denny Febrian Roza SSTP MSi kepada serambinews.com, Minggu (2/5/2021).

Menurut Politisi Partai Golkar inj, permasalahan konflik gajah dengan petani di kawasan Leuser sudah sudah berulangkali terjadi dan BKSDA Aceh segera turun untuk mencarikan solusinya, apakah mengusir gajah liar kembali ke hutan atau dengan teknis lain dalam mengusir gajah.

Konflik Gajah dengan petani tidak bisa terlalu lama dibiarkan karena petani bisa rugi dan gagal panen yang mayoritas tanaman jagung, pisang, cokelat dan sawit.

Seperti diketahui, Kawanan gajah obrak-abrik pondok dan tanaman milik petani di Desa Bunbun Alas, Bunbun Indah, Desa Tunas Mude, Ukhat Peseluk, Sade Ate, Arih Mejile, dan Desa Hakhapen Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, Jumat (30/4/2021).

Camat Leuser, Mustapa Kamal, kepada serambi, Sabtu (1/5/2021) mengatakan, setiap hari gajah liar berkeliaran mencapai 13 ekor mengobrak-abrik tanaman petani seperti tanaman jagung, cokelat, pisang dan sawit. Setiap malam dua hingga tiga hektare lahan pertanian di obrak-abrik kawanan gajah tersebut.

Kata dia, ada tujuh desa yang sering menjadi langganan lintasan gajah dan  tanaman petani dirusak gajah liar seperti kawasan perkebunan warga di Desa Bunbun Alas, Bunbun Indah, Desa Tunas Mude, Ukhat Peseluk, Sade Ate, Arih Mejile, dan Desa Hakhapen.

Lokasi ini menjadi daerah rutin kawanan gajah berputar sehari-hari mencari makanannya bersama anak gajah dan induk gajah jantan dan betina.(*)

Baca juga: Puluhan Anak Yatim Ini Bingung dan Antusias Saat Diajak Belanja Baju Lebaran

Baca juga: Babinsa dan Babinkamtibmas di Aceh Besar Bagikan Sembako

Baca juga: Ingat, Jangan Sampai Telat Bayar Zakat Fitrah, Fadilah Tidak Didapat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved