Breaking News:

Sepakbola Dunia

Terungkap! Sebelum Meninggal Dunia, Maradona Sekarat Selama 12 Jam

Jaksa Argentina melakukan penyelidikan tak lama setelah kematian Maradona pada usia 60 tahun akibat gagal jantung disebuah rumah dekat Buenos Aires.

Editor: Imran Thayib
Anadolu Agency
Penggemar fanatik turun ke jalan untuk memberi penghormatan terakhir kepada Maradona di Buenos Aires. 

BUENOS AIRES - Dewan medis yang ditunjuk untuk menyelediki kematian legenda sepakbola Argentina, Diego Armando Maradona menyimpulkan, bahwa tim medis bintang timnas Tango itu bertindak dengan "tidak pantas, kurang dan sembrono”.

Kematian Maradona pada November tahun lalu yang mengguncang Amerika Selatan di mana dia dihormati, sudah memicu saling tunjuk tentang siapa yang harus disalahkan.

Hal itu setelah ikon sepak bola itu menghadapi pertempuran melawan kecanduan alkohol dan kesehatan yang buruk.

Jaksa Argentina melakukan penyelidikan tak lama setelah kematian Maradona pada usia 60 tahun akibat gagal jantung di sebuah rumah dekat Buenos Aires.

Kecuali itu, termasuk memerintahkan penggeledahan properti dokter pribadinya dan menyelidiki orang lain yang terlibat dalam perawatannya.

Maradona yang dijuluki "D10S", sebuah plesetan dari kata Spanyol untuk dewa, dan "Pelusa" untuk rambut surainya yang menonjol, telah berjuang melawan kecanduan alkohol, dan obat-obatan selama bertahun-tahun.

Akhirnya, dia sudah menjalani operasi otak pada November tahun lalu.

Baca juga: Pemkab Aceh Utara Siapkan Rp 43,6 Miliar THR, Ini Jadwal Pencairan, PPPK, PNS, Hingga Bupati Dapat

Baca juga: Chacha Frederica, Rela Lepas Kemewahan di Jakarta Demi Ikut Suami,Tampil Sederhana Saat Tarawih

Baca juga: Petugas Gabungan Polsek Krueng Raya Imbau Pemilik Warkop Tutup Usahanya Pukul 12 Malam

Baca juga: Dukung Usulan Teuku Hamid Azwar sebagai Pahlawan, Koalisi NGO HAM Sebut Ini Bagian Pelurusan Sejarah

Pada Maret tahun ini, dewan medis yang ditunjuk oleh Kementerian Kehakiman bertemu untuk menganalisis tuduhan yang menyebut anggota tim kesehatan Maradona tidak merawatnya secara memadai.

"Tindakan tim kesehatan yang bertugas menangani DAM (Diego Armando Maradona) tidak memadai, kurang dan sembrono," kata laporan dewan medis dikutip dari Reuters, Sabtu (1/5/2021).

Laporan itu mengatakan, Maradona menjadi sangat tidak sehat dan sekarat selama sekitar 12 jam sebelum kematiannya sekitar tengah hari pada 25 November 2020.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved