Berita Nagan Raya
MAA Dorong Penuntasan Gedung Museum Alquran di Nagan Raya
Majelis Adat Aceh atau MAA Nagan Raya mendorong pemerintah setempat menuntaskan pembangunan gedung Museum Alquran.
Laporan Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Majelis Adat Aceh (MAA) Nagan Raya mendorong pemerintah setempat menuntaskan pembangunan gedung Museum Alquran.
Gedung museum itu mulai dibangun tahun 2019 silam, yang berlokasi di Kompleks Perkantoran Suka Makmue.
Selama ini, keberadaan Museum Alquran menggunakan bangunan sementara pendopo bupati lama di Jeuram, Kecamatan Seunagan.
"Harapan kami, gedung yang sudah ada tanda pembangunan fisik dituntaskan segera," kata Ketua MAA Nagan Raya, Syech Marhaban kepada wartawan, Senin (3/5/2021).
Menurutnya, bangunan baru museum itu berada dekat atau satu kompleks dengan Masjid Agung Baitul A'la atau Masjid Giok.
Baca juga: Tuntut Pengangkatan Guru Honor, SMUR Geruduk Kantor Dinas Pendidikan Lhokseumawe
Baca juga: LP Lhokseumawe Usulkan Remisi Bagi 347 Napi, Dua Diantaranya Pidana Korupsi
Baca juga: Tampil Mesra di Proyek Lagu Terbaru dan Dijodoh dengan BCL, Begini Respon Ariel NOAH
“Keberadaan gedung baru dengan fasilitas lengkap sangat diharapkan. Sebab bila tidak ada tempat khusus maka Alquran yang usia ratusan tahun, bisa rusak," ulasnya.
Syech Marhaban berharap, adanya langkah penyelamatan terhadap Alquran yang berusia ratusan tahun dengan berbagai ukuran.
Sebab bangunan yang selama ini sudah tidak layak lagi. "Dengan ditempatkan di lokasi baru maka bisa terjaga Alquran tersebut," paparnya.
Sementara itu, Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Nagan Raya, Mistar ST mengakui, Pemkab mulai membangun sebuah Museum Alquran.
Pembangunan museum, sebutnya, dilakukan bertahap. Diterangkan dia, pihaknya telah mengusul anggaran Rp 2,5 miliar, merupakan finishing dalam tahun 2021.
Baca juga: Sepekan, Bertambah 41 Warga Lhokseumawe Terpapar Covid-19, Ini Harapan Dewan
Baca juga: Fakta Baru Kasus Sate Maut, Ide Kirim Sate Beracun Ternyata Muncul dari Saran Teman
Baca juga: Anggota DPRA Keluhkan Pelayanan Bank Syariah di Aceh, ATM Sering Kosong Uang dan Gagal Transfer
Tetapi usulan ini ditunda karena refocusing yakni dialihkan pemerintah ke kegiatan penanganan Covid-19.
"Kami akan kembali mengusulkan anggaran penuntasan gedung baru Museum Alquran pada tahun 2022, sehingga bisa secepatnya digunakan," paparnya.
Koleksi Puluhan Alquran
Pada bagian lain, Ketua MAA Nagan Raya menjelaskan, Museum Alquran sudah beberapa tahun silam, menyimpan Alquran dengan berbagai jenis ukuran dan model.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/museum-alquran-di-maa-nagan-raya.jpg)