Breaking News:

Rekor Kekerasan Terhadap Wartawan Meningkat di Indonesia, AJI: Polisi Banyak Terlibat

Kekerasan terhadap jurnalis meningkat di Indonesia, hal tersebut disampaikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Senin (3/5/2021).

Anadolu Agency
Kekerasan terhadap jurnalis meningkat di Indonesia, hal tersebut disampaikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Senin (3/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kekerasan terhadap jurnalis meningkat di Indonesia, hal tersebut disampaikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Senin (3/5/2021).

Melansir dari Anadolu Agency, Selasa (4/5/2021) menurut data yang disampaikan AJI, sekitar 90 kasus dilaporkan pada tahun 2020.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dari 57 kasus pada 2019, kata Erick Tanjung, Ketua Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI), pada konferensi pers virtual.

AJI menerangkan mayoritas kasus terdaftar di kota Malang (16 kasus) dan ibukota Jakarta (15 kasus).

Menurut data, bentuk kekerasan yang paling banyak terjadi adalah intimidasi sebanyak 28 kasus, disusul perusakan alat atau materi liputan sebanyak 22 kasus dan kekerasan fisik 19 kasus.

Sebagian besar kekerasan dilakukan oleh polisi dengan 58 kasus, diikuti oleh advokat, jaksa, dan pejabat pemerintah lainnya.

Baca juga: Kasus Gadis Aceh Utara Dirudapaksa Hingga Pendarahan Hebat, Ini Penjelasan Polisi

Tanggapan dari polisi

Kombes Ahmad Ramadhan, Kepala Seksi Penerangan Umum Polri, mengatakan pada jumpa pers virtual tersebut, bahwa yang terlibat hanya oknum.

Yakni polisi yang terlibat dalam kasus kekerasan terhadap jurnalis adalah oknum-oknum.

Ramadhan mengimbau masyarakat untuk tidak menggeneralisasi instansi kepolisian, karena hanya sedikit petugas polisi terlibat dalam kasus dari total 400.000 personel.

Halaman
123
Penulis: Syamsul Azman
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved