Breaking News:

Berita Banda Aceh

Tim Ditjen Kebudayaan Survei Muhibah Jalur Rempah di Aceh

Muhibah Jalur Rempah merupakan salah satu kegiatan jalur pelayaran rempah nusantara yang dilakukan oleh 34 pemuda dari 34 provinsi di Indonesia

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim Survei Muhibah Jalur Rempah dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan audiensi dengan Gubernur Aceh yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh di Pendopo Gubernur Aceh, pada Rabu (5/5/2021) 

Tim Survey dipimpin oleh Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Mahendra, beserta Ketua Komite Jalur Rempah Nasional Ananto Kesuma Seta.

Juga didampingi oleh Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh Irini Dewi Wanti, kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh Nurmatias, Ketua Asosiasi Sejarah Lisan Aceh Reza Idria, Ketua masyarakat Pernaskahan Nusantara, Hermansyah, Kurator Muhibah Jalur Rempah Rama Soeprapto, beserta tim dari Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Baca juga: Aceh Ujung Tombak Jalur Rempah Nasional Diusulkan Jadi Warisan Budaya Dunia ke Unesco

Walaupun pada kesempatan kunjungan pertama ini Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, belum berkesempatan ikut serta dengan tim Survey ke Aceh.

Namun Hilmar Farid menyatakan bahwa Aceh sangat luar biasa dalam catatan sejarah jalur rempah Nusantara, terbukti dengan banyaknya data tinggalan sejarah yang menunjukkan bahwa adanya hubungan diplomatik antara kerajaan-kerajaan Aceh dengan bangsa-bangsa di luar Nusantara.

Seperti Turki, Inggris, Portugis, Prancis, Amerika, Malaysia, dan terutama negara-negara Arab dalam manuskrip-manuskrip yang ditemui di Aceh.

Potensi besar sejarah rempah di Aceh harus terus digali, dibuat narasinya karena rempah adalah anugerah yang memberikan pengaruh besar bagi kehidupan bangsa Indonesia.

Pada Muhibah Jalur Rempah titik singgah Aceh Utara dan kemungkinan juga di Banda Aceh, Ahmad Mahendra juga menegaskan bahwa apa yang telah dilihat dan ditemui Ketika survei berlangsung adalah potensi besar yang akan diangkat pada Festival Muhibah Jalur rempah.

Muhibah Jalur Rempah juga dapat mengangkat potensi dari seniman-seniman Aceh, baik musik, tari, teater dan tradisi tutur Aceh dikolaborasikan dengan artis-artis nasional yang berskala internasional.

Baca juga: Jalur Rempah Aceh Jadi Warisan Dunia

Menurut Mahendra pada saat Festival Muhibah Jalur Rempah kita harus menampilkan talenta seniman Aceh yang terbaik.

Karena momen ini akan disaksikan bukan hanya oleh Indonesia tetapi bisa disaksikan di seluruh penjuru dunia melalui Kanal Budaya Ditjen Kebudayaan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved