Breaking News:

Ramadhan 2021

Ie Bu Peudah, Kuliner 44 Rempah Warisan Leluhur yang Hanya Ada Kala Ramadhan

Biasanya bahannya merupakan hasil sumbangan atau meuripee (patung-patungan) dari warga. Namun ada sebagian gampong yang memiliki aset tanah hibah, yan

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/MUHAMMAD NASIR
Seorang koki sedang memasak Ie Bu Peudah dalam Khanduri Ie Bu Peudah yang berlangsung, Sabtu (8/5/2021). 

Puncak acaranya berlangsung, Sabtu (8/5) di Museum Aceh, Banda Aceh.

Pihak penyelenggara memasaknya dua kuali besar Ie Bu Peudah. Kokinya didatangkan khusus dari Bueng Sodom dan Lampoh Keude, Aceh Besar.

Kemudian dibungkus dalam wadah kecil dibagikan kepada pengguna jalan di depan Museum Aceh dan disumbangkan ke panti asuhan.

Keuchik Bueng Bakjok, Aceh Besar, Hafidh Maksum mengatakan, tradisi memasak Ie Bu Peudah saat bulan Ramadhan sudah ada sejak zaman Sultan Iskandar Muda. Bersamaan dengan lahirnya tradisi meugang.

"Tidak ada dibuatnya Ie Bu Peudah saat Ramadhan, maka akan terasa ada sesuatu yang kurang dalam bulan Ramadhan," ujar Hafidh.

Katanya, memasak Ie Bu Peudah selain mengajarkan tentang melestarikan warisan kuliner, juga menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong dan saling berbagi.

Ia mengatakan, melalui tetua, anak muda diajarkan cara mencari tumbuh-tumbuhan yang cocok untuk Ie Bu Peudah.

Lalu kaum ibu-ibu mencincang dan menyiapkan rempahnya, terakhir kaum laki-laki kembali mengambil perannya untuk memasak.

Khanduri Ie Bu Peudah diselenggarakan untuk melestarikan tradisi leluhur, yaitu memasak sajian kaya akan rempah ini di saat bulan Ramadhan.

Rangkaian kegiatan dibagi dalam dua sesi, yaitu Safari ke sejumlah gampong di wilayah Aceh Besar, yang masih sangat kental dalam menjaga tradisi memasak ie bu peudah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved