Breaking News:

Sejarah Terciptanya Israel, Benarkah Bentuk Minta Maaf Eropa atas Peristiwa Holocaust?

Israel bukanlah ciptaan kolonialisme Eropa: adanya Israel sebagian besar adalah karya orang Yahudi yang pindah ke Israel saat ini.

Editor: Amirullah
Anadolu Agency
"Tuhan akan menghancurkan Masjid Al-Aqsa dan akan membawakan kuil ketiga ke bumi sebagai gantinya," tambahnya. 

Perserikatan Bangsa-Bangsa benar-benar datang untuk menciptakan negara Yahudi dengan rencananya pada tahun 1947 untuk membagi Palestina.

Tetapi itu sebagian besar merupakan reaksi terhadap kekacauan dan kekerasan komunal di Palestina Inggris, yang diharapkan PBB untuk diselesaikan dengan membagi wilayah tersebut.

Dan dari 33 negara yang memberikan suara untuk resolusi tersebut, hanya 12 negara Eropa; 13 suara ya berasal dari negara-negara Latin dan Karibia. (Tiga belas negara memberikan suara menentangnya.)

Agar adil, memang benar bahwa PBB mengabaikan keberatan Arab dan Palestina terhadap rencana tersebut, dengan cara yang membuat mereka kehilangan haknya dan merasa, bahwa tanah mereka telah diambil dari mereka tanpa alasan dan persetujuan mereka.

Baca juga: 40 Orang Tewas dalam Ledakan Bom di Sekolah Afghanistan, Termasuk Anak-anak, Puluhan Lainnya Terluka

Tetapi intinya adalah bahwa itu bukanlah konspirasi Eropa atau Barat.

Kedua, penciptaan Israel bukan hanya sebagai tanggapan terhadap Holocaust: Meskipun benar bahwa Holocaust membangkitkan opini publik global untuk mendukung orang Yahudi, dan mempercepat imigrasi orang Yahudi ke Israel, juga benar bahwa semua faktor yang menyebabkan pembentukan Israel sudah ada dengan baik sebelum Holocaust terjadi.

Ada abad anti-Semitisme Eropa, gerakan Zionis yang sangat terasa di antara orang Yahudi, ribuan imigran Yahudi di Palestina, dan kampanye internasional untuk menghasilkan dukungan diplomatik.

Dalam beberapa hal, Holocaust menekan imigrasi Yahudi, karena sebagian besar pemerintah Nazi melarangnya.

Pertanyaan tentang seberapa besar peran yang dimainkan Holocaust dalam menuju penciptaan Israel diperdebatkan di antara para sarjana, tetapi intinya adalah bahwa hal itu sama sekali tidak benar, terlepas dari kesalahpahaman yang tersebar luas.

Artikel ini telah tayang di Intisari-online.com dengan judul Deklarasi Balfour 1917 Menjanjikan Orang-orang Yahudi Sebuah Tanah Air di Palestina, Benarkah Eropa Menciptakan Negara Israel untuk Meminta Maaf atas Peristiwa Holocaust?

Baca juga: Perjuangan Ibu Melahirkan 9 Bayi Kembar Sekaligus di Mali, Sempat Hampir Mati karena Kehabisan Darah

Baca juga: Sudah Jelas Serang Warga Palestina, Netanyahu Justru Sebut Israel Bertindak Secara Bertanggung Jawab

Baca juga: 40 Orang Tewas dalam Ledakan Bom di Sekolah Afghanistan, Termasuk Anak-anak, Puluhan Lainnya Terluka

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved