Breaking News:

Internasional

UEA Kecam Israel, Serang Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa

Uni Emirat (UEA) yag menormalisasi hubungan dengan Israel tahun lalu, mengutuk keras penggusuran rumah warga Palestina di Jerusalem.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Polisi Israel menangkap pemuda Palestina yang melakukan demonstrasi di Jerusalem. 

SERAMBIEWS.COM, DUBAI - Uni Emirat (UEA) yag menormalisasi hubungan dengan Israel tahun lalu, mengutuk keras penggusuran rumah warga Palestina di Jerusalem.

Menteri Luar Negeri UEA< Khalifa Al-Marar, Minggu (9/5/2021) mendesak pihak berwenang Israel untuk memikul tanggung jawab sejalan dengan hukum internasional .

Khususnya untuk memberikan perlindungan yang diperlukan terhadap hak warga sipil Palestina untuk menjalankan agama dan mencegah praktik yang melanggar kesucian. dari Masjid Suci Al-Aqsa. 

Baca juga: Ketua Senat Jordania Kutuk Serangan Israel Terhadap Warga Palestina di Jerusalem

Oman juga mengatakan menolak kebijakan dan prosedur untuk menggusur orang Palestina dari rumah mereka di kota Jerusalem.

Kesultanan menegaskan kembali "posisinya yang teguh dalam mendukung hak yang sah untuk mendirikan negara Palestina merdeka di perbatasan tahun 1967, dengan Jerusalem Timur. sebagai ibukotanya. "

Ketika ketegangan memuncak pada Sabtu (8/5/2021) polisi Israel memasang penghalang jalan di dekat desa Abu Ghish.

Baca juga: Perdana Menteri Israel Keras Kepala, Gusur Rumah Palestina, Bangun Pemukiman Yahudi di Jerusalem

Jalan raya utama ke Jerusalem untuk menghentikan bus penuh orang Palestina mencapai Al-Aqsa.

Perkelahian pecah dan polisi menembakkan granat kejut.

Ketika warga Palestina meninggalkan bus mereka dan mulai berjalan sejauh 20 km yang tersisa ke Al-Aqsa, penduduk setempat datang menjemput mereka dengan mobil pribadi.

Baca juga: Palestina ancam Batalkan Pemilihan Umum, Israel Tolak Pemungutan Suara di Jerusalem Timur

Bentrokan larut malam di Jerusalem mengikuti hari-hari ketegangan di lingkungan Sheikh Jarrah.

Di mana orang Israel berusaha untuk mengusir seluruh komunitas Palestina dan menyerahkan rumah mereka kepada pemukim Yahudi ultra-ekstrim.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved