Breaking News:

Internasional

Polisi Israel Bertindak Brutal, Gunakan Granat Setrum ke Demonstran Palestina

Polisi Israel telah bertindak brutal dan kejam terhadap warga Palestina di Jerusalem. Para kritikus mengatakan tindakan polisi yang kejam membantu mem

AFP/HAZEM BADER
Pasukan keamanan Israel mengambil posisi di tengah bentrokan dengan demonstran Palestina menyusul protes di kota Hebron, di Tepi Barat yang diduduki, pada Rabu (12/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Polisi Israel telah bertindak brutal dan kejam terhadap warga Palestina di Jerusalem.

Para kritikus mengatakan tindakan polisi yang kejam membantu memicu kerusuhan di malam hari.

Termasuk keputusan untuk sementara waktu tempat berkumpul yang populer.

Di mana penduduk Palestina akan bertemu setelah shalat Isya.

Titik nyala lainnya adalah lingkungan Sheikh Jarrah di Jerusalem, tempat puluhan orang Palestina digusur oleh pemukim Yahudi.

Baca juga: Arab Saudi dan Mesir Kutuk Israel, Abaikan Hak-hak Warga Palestina di Jerusalem

Selama akhir pekan, konfrontasi meletus di kompleks Masjid Al-Aqsa, yang merupakan situs tersuci ketiga Islam dan situs tersuci dalam Yudaisme.

Selama beberapa hari terakhir, polisi Israel menembakkan gas air mata, granat kejut, dan peluru karet ke arah warga Palestina yang melemparkan batu dan kursi.

Kadang-kadang, polisi menembakkan granat setrum ke Masjid Al-Aqsa yang dilapisi karpet.

Pada Senin (10/5/2021) malam, Hamas mulai menembakkan roket dari Gaza.

Memicu sirene serangan udara hingga ke Jerusalem.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved