Breaking News:

Joe Biden Sebut Israel Berhak Membela Diri, Kongres: AS Tak Akui Kemanusiaan Palestina

Menurut Tlaib, tindakan Biden dan pejabat AS tak mengakui kemanusiaan Palestina.

Editor: Amirullah
Istimewa via Tribun
Api membumbung tinggi membakar pemukiman warga Palestina di Gaza oleh serangan udara tentara Israel, Selasa (11/5/2021) 

“Jika Departemen Luar Negeri tak bisa mengakui bahwa pembunuhan anak-anak Palestina itu salah, tetapi saya mengatakannya kepada jutaan warga AS yang bersama saya melawan pembunuhan anak yang tak bersalah, apa pun etnis atau kepercayaannya,” katanya.

Sedangkan anggota kongres lainnya, Ilhan Omar mengutuk keras kebijakan Israel dan menyebut Benjamin Netanyahu sebagai pemimpin etnho-nasionalis.

Israel terus melakukan serangan ke wilayah Palestina dan membombardir jalur Gaza dengan serangan udara dan senapan mesin, Jumat (14/5/2021).

Akibatnya, setidaknya 119 palestina termasuk 31 anak-anak terbunuh, dan lebih darui 830 orang terluka sejak Senin, (10/5/2021).

Bentrok di Masjid Al-Aqsa

Penyebab

()

Petugas keamanan Israel membawa seorang pengunjuk rasa Palestina di luar Gerbang Damaskus, Kota Tua Yerusalem, pada 9 Mei 2021. Israel berjanji memulihkan ketertiban di Yerusalem setelah ratusan demonstran Palestina terluka sepanjang bentrokan melawan polisi di akhir pekan. (AFP PHOTO/MENAHEM KAHANA)

Analis Sky News Mark Stone yang melaporkan langsung dari Yerusalem menerangkan, ada sejumlah alasan mengapa situasinya memburuk selama beberapa minggu terakhir.

Dalam artikel yang diunggah pada Senin (10/5/2021), dikatakan bahwa keputusan polisi Israel membarikade area tempat duduk di luar Gerbang Damaskus pada awal Ramadhan memicu ketegangan awal.

Ekspansi permukiman Israel di Tepi Barat Palestina juga terjadi pada tingkat yang belum pernah segencar ini sebelumnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved