Breaking News:

Internasional

Filipina Larang Pelancong dari Oman dan Uni Emirat Arab

Pemerintah melarang pelancong dari Oman dan Uni Emirat Arab sebagai bagian pencegahan penyebaran virus Corona, terutama Varian baru Covid-19 dari Indi

Editor: M Nur Pakar
AFP
Para wisatawan tiba di Bandara Internasional Manila, Filipina. 

SERAMBINEWS.COM, MANILA - Pemerintah melarang pelancong dari Oman dan Uni Emirat Arab sebagai bagian pencegahan penyebaran virus Corona, terutama Varian baru Covid-19 dari India.

"Semua pembatasan perjalanan penumpang yang datang dari India, Pakistan, Nepal, Bangladesh, dan Sri Lanka diperpanjang hingga 31 Mei 2021," kata juru bicara kepresidenan Filipina Harry Roque, Minggu (16/5/2021).

“Departemen Perhubungan harus memastikan maskapai penerbangan diarahkan untuk tidak mengizinkan naiknya penumpang yang dilarang masuk,: jelasnya.

Baca juga: Sumpah Serapah ke China, Menlu Filipina Minta Maaf, Presiden Duterte: Jangan Kasar ke Tiongkok

Dilansir AFP, dia beralasan pembatasan perjalanan seusai resolusi Kantor Presiden dan IATF (Inter-Agency Task Force).

Filipina pada Sabtu (15/5/2021) melaporkan 10 kasus baru Covid-19 baru yang disebut varian 'mutan ganda' yang pertama kali terdeteksi di India, sehingga total menjadi 12.

Varian virus Corona India membawa dua mutasi, E484Q dan L425R.

Para ahli mengatakan mutasi E484Q mirip dengan mutasi E484K atau 'escape mutation'.

Baca juga: Bukan Hanya di Natuna, 240 Kapal China Sesaki Lautan Filipina Ambil Berton-ton Ikan Secara Ilegal

Membantu virus melewati sistem kekebalan tubuh, sementara L452R ditemukan sebagai penyebar virus Corona yang efisien.

Dua kasus pertama yang dilaporkan adalah pekerja Filipina di luar negeri yang tiba secara terpisah dari Oman dan UEA.

Mendorong otoritas Filipina memberlakukan larangan perjalanan hingga akhir bulan ini.

Baca juga: AS dan Filipina Membahas Kapal Milisi Bersenjata China di Kawasan Laut China Selatan

Kedua negara Teluk menampung komunitas besar pekerja ekspatriat Filipina.

Pemerintah Filipina telah menerapkan langkah-langkah untuk memastikan mereka yang kembali ke negara itu mengikuti protokol yang ketat untuk mencegah penyebaran virus Corona.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved