Internasional
Kelompok HAM Bersama AS, Inggris dan Jerman Menuduh China Terus Menindas Muslim Uighur
elompok hak asasi manusia (HAM) bersama Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman menuduh China melakukan kejahatan besar-besaran terhadap minoritas
"Kabar baiknya adalah gelombang pasang tampaknya akan berbalik," katanya.
Dia menunjuk ke lebih banyak negara yang mengutuk kejahatan China.
Tetapi dia mengatakan lebih banyak yang harus dilakukan.
Roth menyerukan resolusi Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Xinjiang, untuk memindahkan diskusi ke Dewan Keamanan PBB.
Untuk mencari jalan menuju keadilan termasuk penggunaan yurisdiksi universal.
Juga untuk mempertimbangkan pembuatan mekanisme investigasi internasional yang serupa dengan yang untuk Suriah dan Myanmar.
“Ujian sebenarnya dari pentingnya acara hari ini adalah langkah-langkah tindak lanjut yang kita semua ambil,” katanya.
Sekretaris Jenderal Amnesty International Agnes Callamard mengatakan penganiayaan terhadap Uighur adalah ujian kritis bagi sistem hak asasi manusia internasional.
Baca juga: Di China jadi Imam Shalat Jumat Dituduh Kejahatan & Ekstremisme, Ratusan Ulama Uighur Dipenjara
Untuk menyelidiki tuduhan pelanggaran besar-besaran oleh pemerintah terhadap rakyatnya sendiri dan meminta pertanggungjawaban yang bertanggung jawab.
Dia menyebut keheningan, ketakutan, dan rasa takut dari kantor Bachelet dan Sekretariat PBB terus terang tidak dapat diterima dan melanggar mandat mereka, seperti juga keheningan di banyak negara bagian.
Callamard mengatakan mendukung tanggapan multilateral terhadap apa yang terjadi di Xinjiang.
Tetapi, bukan tentang memihak dalam pertempuran dengan China atau mendukung AS atau siapapun, ini tentang memperjuangkan hak asasi manusia di Xinjiang, tutupnya.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-etnis-uighur-melintas-di-depan-pasukan-keamanan-china.jpg)