Breaking News:

Berita Abdya

Pertamina Turun ke Abdya Usut Dugaan Pungli Terhadap Calon Pengusaha Pangkalan, DPRK Beri Apresiasi

Kabarnya, Pertamina sudah mengantongi nama agen elpiji 3 kilogram yang diduga melakukan pungutan liar terhadap calon pengusaha pangkalan tersebut.

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Anggota DPRK Abdya, Julinardi 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Tim PT Pertamina Banda Aceh dikabarkan turun ke Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terkait dugaan pungutan liar atau pungli yang dilakukan oknum agen penyalur gas elpiji 3 kilogram.

Kabarnya, Pertamina sudah mengantongi nama agen elpiji 3 kilogram yang diduga melakukan pungutan liar terhadap calon pengusaha pangkalan tersebut.

Sales Branch Manager II Aceh PT Pertamina Banda Aceh, M Salman Alfarisy membenarkan, bahwa timnya turun ke Abdya untuk mengusut dugaan pungli

“Iya benar, tim sudah turun ke Abdya untuk mengusut dugaan pungli,” ujar Sales Branch Manager II Aceh PT Pertamina Banda Aceh, M Salman Alfarisy kepada Serambinews.com, Kamis (20/5/2021).

Ia menyebutkan, tim akan melakukan pendataan dan mengkroscek ke pangkalan dan agen penyalur gas elpiji 3 kilogram di ‘Bumo Breuh Sigupai’ tersebut.

Baca juga: Kasus Pelecehan Marak Menimpa Anak di Nagan Raya, Begini Harapan Puspa

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Terus Meningkat, 91 Pasien Masih Dirawat di RSUZA

Baca juga: ASN Aceh Timur Gotong Royong Bersihkan Kota Idi

“Insya Allah, nanti hasilnya akan kita sampaikan,” pungkas Sales Branch Manager II Aceh PT Pertamina Banda Aceh, M Salman Alfarisy. 

Evaluasi Agen

Sementara itu, anggota DPRK Abdya, Julinardi mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh  PT Pertamina.

“Patut kami apresiasi apa yang dilakukan oleh PT Pertamina,” ujar anggota DPRK Abdya, Julinardi.

Namun, sebutnya, PT Pertamina juga harus mengambil langkah tegas terhadap oknum agen yang melakukan pungli kepada calon pengusaha pangkalan tersebut. 

“Kalaulah terbukti oknum agen itu melakukan pungli, maka Pertamina harus memberikan sanksi tegas, apakah evaluasi agen atau penghentian distribusi,” tegasnya.

Baca juga: BSI Tetap Layani Transaksi Masyarakat Meskipun Bank Konvensional tak Ada Lagi di Aceh

Baca juga: Tak Punya Surat Rapid Test Antigen, Kendaraan Dipaksa Balik di Pos Penyekatan Perbatasan Agara-Sumut

Baca juga: Kepala SKPA Ramai-ramai Berkumpul di Kantor Gubernur Aceh, Ternyata Rapat Bahas Ini

Karena, lanjutnya, selama ini pihak Pertamina selalu memberikan sanksi terhadap para pangkalan yang melanggar dan menjual gas 3 kilogram melampaui harga eceran tertinggi (HET).

“Kalau agen yang melanggar, sudah sepatutnya Pertamina harus beri sanksi karena itu jelas pidana,” tukas anggota DPRK Abdya dua periode tersebut.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved