Pasar Ikan Peunayong Segera Dirobohkan
Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh akan segera merobohkan Pasar Ikan Peunayong, setelah semua pedagang direlokasi kembali ke Pasar Al-Mahirah
BANDA ACEH - Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh akan segera merobohkan Pasar Ikan Peunayong, setelah semua pedagang direlokasi kembali ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin, mulai Senin (24/5/2021). Hal itu disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Banda Aceh, Jalaluddin kepada Serambi, kemarin.
“Mulai besok (Selasa ini, red) Pasar Peunayong yang berada di pinggir Krueng Aceh ini mulai dibongkar atau dirobohkan,” kata Jalal didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK) Banda Aceh, Iqbal Rokan.
Sebagai gantinya, di lokasi tersebut akan dibangun pusat kuliner. Pusat kuliner itu akan tersambung dengan anjungan kuliner Krueng Aceh yang sudah duluan dibangun, dan sudah beroperasi.
Dikatakan, rencana pembangunan taman wisata kuliner di lokasi Pasar Peunayong itu sudah sejak tahun 2019. Namun, karena terjadi pandemi Covid-19, maka rencana pembangunan itu belum direalisasikan ketika itu. “Kini akan dimulai kembali, sehingga para pedagang di Pasar Peunayong dipindahkan ke Pasar Al-Mahirah, Lamdingin,” terangnya.
Jalaluddin juga menjelaskan, bentuk bangunan lay out Taman Wisata Kuliner yang akan dibangun di lokasi bekas pasar berupa gedung dua lantai. Di bangunan itu akan dikosongkan dan dibangun tempat duduk, yang diberi payung bulat, sehingga bisa melindungi pengunjung yang menikmati kuliner dari terik matahari atau hujan.
Adapun para pedagang akan ditempatkan di lokasi itu adalah mereka yang selama ini jualan kuliner di Jalan A Yani kawasan depan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpada Satu Pintu atau DPMPTSP Aceh. Sedangkan tempat mereka jualan selama ini, nantinya akan jadi lokasi parkir pengunjung ke Taman Wisata Kuliner Banda Aceh ini, seperti yang sebagian sudah ada selama ini.
Wali kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah atau RTRW Kota Banda Aceh, Pasar Peunayong ini masuk dalam kawasan Perdagangan, Jasa dan Wisata Kuliner. Oleh karena itu, setelah bangunan Pasar Peunayong ini dirobohkan, ia minta lokasi itu dibangun Kawasan Wisata Kuliner Peunayong pada tahun ini juga.
Tujuannya, agar sebelum dirinya berakhir masa tugas pada Agustus tahun 2022, Kawasan Taman Wisata Kuliner Banda Aceh ini sudah diresmikan dan beroperasi.
Sementara itu, Kepala BPKK Banda Aceh, Iqbal Rokan menambahkan, pembongkaran Pasar Peunayong, akan dilakukan bertahap. Bahan bangunan dibongkar akan dilelang kepada pihak ketiga, sehingga ini pun menjadi sumber PAD Banda Aceh.
Ke depan, kata Iqbal, semua Taman Wisata Kuliner itu akan menjadi andalan PAD Banda Aceh, setelah dari sektor parkir. "Semua fasilitas umum yang akan kita bangun untuk keindahan kota itu, disamping memberikan manfaat bagi warga kota, juga mendatangkan PAD.
PAD sangat penting untuk pembiayaan pembangunan fasilitas umum lainnya dan untuk biaya pemeliharaan fasilitas umum kota yang sudah dibangun. Dengan demikian semua fasilitas umum bisa kelihatan bersih, indah, dan cantik,” ujar Iqbal.(her)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasar-peunayong-diroboh.jpg)