Internasional
Perang Hamas-Israel Memicu Persatuan Seluruh Warga Palestina, dari Jalur Gaza Sampai Jerusalem Timur
Perang 11 hari antara Hamas dan Israel telah memicu persatuan seluruh warga Palestina yang tersebar di beberapa wilayah.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas dari Fatah baru-baru ini mengadakan pemilihan umum Palestina pertama dalam 15 tahun tahun ini.
Tapi dia kemudian menunda pemungutan suara tanpa batas waktu.
Menyalahkan pembatasan suara di Jerusalem Timur yang dicaplok.
Menyebabkan Hamas menuduh Abbas melakukan "kudeta."
Baca juga: Negara-negara Muslim Desak PBB Selidiki Kejahatan Perang di Gaza, Duta Besar Israel Kecewa
Terlepas dari perpecahan itu, rasa kesamaan identitas Palestina telah diperkuat, kata Barahmeh.
"Anda melihat orang-orang keluar bersama dalam cara yang bersatu, berbicara dalam bahasa yang sama ... memprotes sistem yang sama, memproyeksikan identitas yang sama," katanya.
“Segala sesuatu yang kita lihat memberi tahu kita, ada satu bentuk persatuan," ungkapnya.
Apakah sudah terbentuk sepenuhnya? tanyanya.
"Tidak ... Tapi saya pikir ini adalah awal dari sesuatu," harapnya.(*)