Breaking News:

Berita Pidie

Polisi Tangkap 25 Penjudi di Pidie, Penjual dan Pembeli Chip Dicambuk Algojo 70 Kali

Sementara untuk judi jenis chip higgs domino dengan jumlah cambuk bervariasi.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Terpidana maisir dicambuk algojo di Kantor Kejaksaan Negeri Pidie. 

Sementara untuk judi jenis chip higgs domino dengan jumlah cambuk bervariasi. 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Hingga Mei tahun 2021, Polres Pidie telah menangkap 25 penjudi di sejumlah titik di kabupaten tersebut.

Baik maisir atau perjudian jenis chip higgs domino atau judi online, judi ludo king dan togel.

Semua tindak pidana judi itu, merupakan penyakit masyarakat yang harus dimusnahkan.

Dari 25 penjudi itu, ternyata 16 penjudi telah di cambuk yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie.

Saat ini, masih adanya 9 tersangka dalam penanganan Satuan Reskrim Polres Pidie, di mana 5 kasus chip higgs domino.

"Kini, 8 tersangka telah dilimpahkan ke JPU Kejari Pidie dan 1 tersangka dalam proses penyidikan," kata Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra MH, kepada Serambinews.com, Rabu (26/5/2021).

Baca juga: Kisah Anita Safitri Patah Tulang Belakang, 3 Tahun Alami Kondisi Buruk, Kini Dirujuk ke RSUDZA

Kasi Pidum Kejari Pidie, Dahnir SH, kepada Serambinews.com, Rabu (26/5/2021) menjelaskan, 18 pelanggar syariat Islam telah di cambuk di kompleks Kantor Kejari Pidie, Selasa (25/5/2021). 

Dari 18 pelanggar syariat Islam, tercatat 16 terdakwa tersangkut perkara judi atau maisir.

Sementara dua orang perkara zina di cambuk 200 kali. 

Ia menyebutkan, untuk judi jenis togel masing-masing terpidana berbeda diputuskan jumlah cambuk.

Adalah Yasin 25 kali cambuk, Zul 30 kali cambuk, Jalil 32 cambuk, Abu 27 kali cambuk, AM 13 kali cambuk, dan Mukhtar 35 kali cambuk.

Lalu, judi jenis ludo king masing-masing disebat rotan 10 kali.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved