Breaking News:

Berita Pidie

Anak Durhaka Tega Dorong Ibunya Hingga Patah Tangan Gara-gara tak Diberikan Uang Beli Narkoba

Upaya sang ibu ternyata tak mampu meredam emosi ASR. Bahkan, sang anak dengan kasar mendorong ibunya hingga terjatuh ke lantai.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Pemuda ASR diamankan polisi diduga menganiaya orangtuanya di Kecamatan Delima, Pidie. 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pemuda berisial ASR (35), warga Gampong Pulo Baroh, Kecamatan Delima, Pidie mengamuk di rumah orangtuanya. 

Pemuda ASR yang merupakan seorang pengangguran itu mengamuk dengan merusak kulkas milik orangtuanya.

Melihat kejadian itu, sang ibu Nurasiah binti Abd Rahman (61) menghalangi aksi anaknya merusak kulkas.

Upaya sang ibu ternyata tak mampu meredam emosi ASR. Bahkan, sang anak dengan kasar mendorong ibunya hingga terjatuh ke lantai.

Tak pelak, Nurasiah yang telah lanjut usia (lansia) pun terhempas hingga menyebabkan tangan sebelah kirinya patah dan mengalami luka berat. 

Baca juga: Innalillah! Nagan Raya Tambah Lagi 2 Warga Meninggal karena Covid-19,Kasus Positif Capai 222 Orang

Baca juga: DPRK Nagan Raya Lobi ESDM Aceh Keluarkan IPR untuk Tambang Emas Rakyat

Baca juga: Mendagri Sebut Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

"Hasil pemeriksaan sementara, ASR mengamuk minta uang beli narkoba," kata Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Chandra Destrian, MH kepada Serambinews.com, Senin (31/5/2021).

Menurutnya, ASR sudah sering kali mengamuk dengan sasaran orang tuanya. Namun, amukannya terdahulu tidak menyebabkan kerugian material.

Tapi, amukan ASR pada tanggal 12 Mei 2021 lalu itu, berniat ingin merusak kulkas karena tidak diberikan uang untuk beli narkoba.

Tapi, Nurasiah binti Abd Rahman mencoba menghalangi sang anak yang mengamuk tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved