Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Meski Hari Libur, ASN Lhokseumawe Wajib Pakai Lambang Korpri di Baju Saat Nongkrong di Kafe 

"Bedanya saja, saat hari kerja, ASN menggunakan baju dinas. Sedangkan dihari libur, menggunakan baju bebas, tapi tetap harus pakai lambang Korpri.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Jubir Tim Penanggulangan Covid-19 Kota Lhokseumawe, Marzuki. 

"Bedanya saja, saat hari kerja, ASN menggunakan baju dinas. Sedangkan di hari libur, menggunakan baju bebas, tapi tetap harus pakai lambang Korpri. Aturan ini berlaku dari 1-14 Juli 2021," kata Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19, Marzuki, Selasa (1/6/2021).

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), harus menggunakan lambang korpri di bajunya dan gunakan masker bila sedang duduk di kafe.

Baik itu pada hari kerja maupun di hari libur kerja.

"Bedanya saja, saat hari kerja, ASN menggunakan baju dinas. Sedangkan di hari libur, menggunakan baju bebas, tapi tetap harus pakai lambang Korpri. Aturan ini berlaku dari 1-14 Juli 2021," kata Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19, Marzuki, Selasa (1/6/2021).

Menurut Marzuki, hal ini ditegaskan Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, saat Rapat Koordinasi Perkembangan Covid-19 di Kota Lhokseumawe ,Senin (31/5/2021) di Sekretariat Covid-19 Kantor Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe.

Dijelaskan Marzuki, dalam rapat tersebut, awalnya disimpulkan kalau tim Satgas Covid-19 Kota Lhokseumawe mulai memberlakukan sanksi tegas hingga sampai ke tingkat sanksi pidana bagi pelanggar protokol kesehatan (Protkes).

Sanksi pidana yang diberlakukan merujuk pada UU Kekarantinaan Kesehatan No 6 tahun 2018, di Pasal 93, dengan ancaman pidana kurungan maksimal 1 tahun dan denda maksimal Rp 100 juta.

Baca juga: Kedatangan Aguero ke Barcelona Terselip Pro-Kontra, Partner Messi Ini Bisa Jadi Perusak Ruang Ganti

"Tim Satgas Covid-19 Pemerintah Kota  Lhokseumawe akan mengambil tindakan tegas terhadap kafe, mall, swalayan, dan tempat keramaian lainnya jika tidak menghentikan oprasionalnya pada pukul 22.00 Wib. Jika ada kegiatan usaha atau warga masyarakat yang melanggar protkes berulang atau sampai beberapa kali, maka akan diberlakukan sanksi sampai ketingkat pidana," katanya.

Lalu,  mulai 1 Juni 2021 hingga 14 hari kedepan akan dilakukan kegiatan pencegahan secara masif oleh Tim Satgas Covid dalam menegakkan intruksi Menteri Dalam Negeri, Intruksi Gubernur Aceh, Perwal Walikota, dan Edaran Walikota, dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona di Kota Lhokseumawe.

Selain itu, kepada ASN, terhitung 1-14 Juli 2021, setiap hari kerja, diwajibkan memakai baju dinas lengkap dengan lambang Korpri dan gunakan masker jika duduk di kafe.

Sedangkan saat hari libur kerja, ASN tetap wajib memakai lambang Korpri di bajunya (walau baju bebas) dan pakai masker bila duduk di kafe.

"Walikota dalam rapat tersebut menegaskan ,tindakan dan sanksi harus dilaksanakan bagi pelanggar protkes. Walikota juga meminta sanksi pidana harus dilaksanakan bagi pelanggar protkes, dengan merujuk pada UU Kekarantinaan Kesehatan No6 tahun 2018 pasal 93," ujarnya.

Baca juga: HRV dan Fortuner Antre Premium, Mobil Pikap Sayur Malah Isi Pertamax, Videonya Pun Viral

Walikota juga minta petugas untuk melakukan pengawasan khusus di pasar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved