Breaking News:

Berita Kutaraja

AJI Tagih Janji Kapolda Aceh untuk Menangkap Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan di Agara

"Polda Aceh didesak segera menyeret aktor dan pelaku pembakaran rumah Asnawi Luwi, wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara,” kata Juli Amin.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/IST
Ketua AJI Banda Aceh, Juli Amin. 

Laporan Asnawi Luwi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Aliansi Jurnalis Independen atau AJI Kota Banda Aceh menagih janji Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada untuk menuntaskan kasus pembakaran rumah wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara (Agara) yang terjadi pada 30 Juli 2019, di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala gala, Agara.

"Polda Aceh didesak segera menyeret aktor dan pelaku pembakaran rumah Asnawi Luwi, wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara,” kata Ketua AJI Kota Banda Aceh, Juli Amin.

“Kasus ini sudah terang benderang, tidaklah sulit jika Polda Aceh menangkap pelakunya, hanya perlu keseriusan dan kemauan saja untuk membentuk tim gabungan menangkap pelaku yang kini terus berkeliaran di Agara yang membuat korban dan keluarganya was-was," lanjut Juli Amin dalam siaran persnya, Kamis. (3/6/2021).

Menurut Ketua AJI Banda Aceh, hingga kini pihaknya masih menaruh harapan besar agar penyidikan kasus itu bisa segera selesai dan dilimpahkan ke pengadilan.

Karena, dalam kasus ini Polres Aceh Tenggara telah memeriksa sejumlah saksi termasuk saksi korban dan menggunakan jejak digital (IT).

Baca juga: Hukum Tidur Setelah Shalat Subuh dan Asar Serta Cara Melawan Kantuk, Simak Ulasan Buya Yahya

Baca juga: Hari Bersepeda Sedunia 2021, Simak Manfaat Bersepeda Bagi Penderita Diabetes

Baca juga: VIDEO Disematkan Gelar Pelakor hingga Ratu Settingan, Kini Ganti Profesi dan Hijrah

Dalam kasus ini, Labfor Forensik Mabes Polri Cabang Medan telah mengeluarkan penyebab terjadinya kebakaran rumah wartawan Serambi Indonesia tersebut.

Menurut hasil pemeruksaan rumah pekerja pers itu sengaja dibakar pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian berupa mobil satu unit dan rumah beserta isinya yang hangus dilalap ‘si jago merah’ dengan kerugian mencapai Rp 500 juta.

“Kita berharap Polda Aceh dapat segera memback-up dan membentuk tim gabungan untuk menangkap pelaku pembakaran,” urainya.

“Bila perlu, ikut turunkan tim Bareskrim Mabes Polri ke Aceh Tenggara untuk mengungkap aktor di balik musibah dibakarnya rumah wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara tersebut,” tukasnya.

Baca juga: Mulai Dekat dengan AS, Sudan akan Tinjau Ulang Keberadaan Pangkalan AL Rusia di Laut Merah

Baca juga: Ketua DPRK Aceh Besar Minta Disdikbud Gelar PBM Tatap Muka dengan Sistem Sif, Begini Alasannya

Baca juga: Kapal Perang Terbesar Milik Iran Terbakar, Penyebabnya Masih Diselidiki

Kasus pembakaran ini adalah kasus yang diduga direncanakan dan perlu ditangkap pelaku bersama aktornya yang terindikasi pembakaran ini terkait dengan karya tulis jurnalistik di Aceh Tenggara,” papar Juli Amin. 

Lanjut Ketua AJI, kasus pembakaran rumah wartawan Serambi Indonesia di Agara itu juga harus menjadi perhatian Komisi III DPR RI, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komnas HAM, Ombudsman RI, serta Kompolnas dengan menurunkan tim pencari fakta agar kasus ini terungkap dan tabir pembakaran rumah wartawan tersebut secepatnya terungkap.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved