Sabtu, 11 April 2026

Internasional

Amerika Serikat Akan Bantu 239 juta Dolar ke Pengungsi Suriah di Turki

Amerika Serikat akan memberikan 239 juta dolar AS dalam bentuk bantuan kemanusiaan ke pengungsi Suriah di Turki dan mereka yang terlantar.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang ibu memeluk kedua anaknya di kamp pengungsi Suriah di Turki. 

SERAMBINEWS.COM, ATLANTA - Amerika Serikat akan memberikan 239 juta dolar AS dalam bentuk bantuan kemanusiaan ke pengungsi Suriah di Turki dan mereka yang terlantar.

Wakil Duta Besar Amerika untuk PBB menyampaikan hal itu daam konferensi pers yang dihadiri oleh Arab News pada Senin (7/6/2021).

Jeffrey Prescott membahas kunjungan tiga hari terakhir Duta Besar Linda Thomas-Greenfield ke Turki.

Kemudian, pertemuan berikutnya dengan pejabat dan pekerja bantuan di sana.

Baca juga: Inggris Potong Bantuan ke Perempuan Suriah Tanpa Tempat Tinggal, Kekerasan Seksual Bakal Meledak

Dia mengatakan Thomas-Greenfield berdiskusi dengan pejabat Turki tentang program bantuan AS untuk pengungsi Suriah.

Menurut Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, ada 3,6 juta pengungsi Suriah yang terdaftar di Turki.

Menjadikan negara itu sebagai tuan rumah dengan jumlah pengungsi terbesar di dunia.

Jutaan lebih warga Suriah telah melarikan diri ke Eropa dan tetangga Jordania dan Lebanon.

"Pandemi virus Corona hanya membuat situasi lebih buruk bagi para pengungsi Suriah pengiriman bantuan penyelamatan jiwa menjadi lebih berbahaya,” kata Prescott.

Baca juga: Panglima Tertinggi Militer Iran Janji ke Assad untuk Tingkatkan Kemampuan Pertahanan Suriah

Dia menambahkan AS sangat ingin bekerja pada nilai kemitraan strategis antara Ankara dan Washington sebelum KTT NATO.

Di mana Presiden Joe Biden akan bertemu dengan mitranya dari Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membahas hubungan bilateral dan tujuan Amerika di Suriah.

Joshua Landis, Direktur Middle East Center di University of Oklahoma, mengatakan Biden mengejar lebih banyak pendekatan kebijakan hak asasi manusia ke Suriah.

Baca juga: Media Inggris Tuduh Qatar Bantu Jutaan Dolar ke Jaringan Al-Qaeda di Suriah

Dibandingkan pendahulunya Donald Trump

Tetapi intinya bagi AS masih untuk melawan pengaruh Iran dan Rusia di kawasan dan memperkuat Israel.

Teheran dan Moskow, keduanya sekutu setia rezim Assad, mempertahankan kehadiran militer yang luas di Suriah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved