Breaking News:

Penanganan Covid 19

Oposisi Malaysia Tolak Pembentukan Badan Khusus Covid-19 yang Diusul Mahathir

Pakatan Harapan mengatakan solusi dalam mengatasi situasi politik dan ekonomi terkait Covid-19 adalah mengembalikan fungsi parlemen.

Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS/reuters
Pembatasan sosial di wilayah Selangor Malaysia. 

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR - Kelompok oposisi utama Malaysia menolak usulan mantan perdana menteri Mahathir Mohamad membentuk Dewan Operasi Nasional (Mageran) untuk menanggulangi Covid-19.

Dalam sebuah pernyataan, Presiden Partai Keadlian Rakyat Anwar Ibrahim, Presiden Partai Amanah Negara Mohamad Sabu dan Sekretaris Jenderal Partai Aksi Demokratik (DAP) Lim Guan Eng mengatakan upaya menghentikan status darurat negara dan memulihkan parlemen menjadi prioritas saat ini daripada pembentukan sebuah badan.

Dewan kepresidenan Pakatan Harapan, aliansi oposisi pemerintah, menyampaikan telah mencermati saran Mahathir untuk membentuk Mageran dalam membantu menangani masalah terkait Covid-19.

“Namun, sebagai partai yang menghormati prinsip demokrasi parlementer, Pakatan Harapan menolak Mageran berdasarkan sikap konsisten kami bahwa status darurat harus segera diakhiri dan parlemen harus dipulihkan,” ujar pernyataan Pakatan Harapan pada Jumat.

Pakatan Harapan mengatakan solusi dalam mengatasi situasi politik dan ekonomi terkait Covid-19 adalah mengembalikan fungsi parlemen.

“Untuk itu, kita membutuhkan demokrasi berfungsi dengan baik sehingga kita dapat memberikan ruang bagi keluhan dan masalah rakyat untuk didengar, untuk kemudian kita dapat menemukan solusinya di Parlemen,” kata mereka dalam pernyataan itu.

Baca juga: Pemerintah Singapura Mulai Longgarkan Pembatasan Terkait Covid-19

Baca juga: Sebut K-Pop Ibarat Kanker Ganas, Kim Jong Un Nyatakan Perang Terhadap Gaya Hidup Berbau Korsel

Baca juga: KKB Makin Terdesak, 3 Anggotanya Tertembak dalam Baku Tembak dengan TNI-Polri

Baca juga: Lucinta Luna Tunjukkan Skill Manjat Tiang hingga Terjatuh, Netizen: Lincah Amat Lagi Hamil Gede

Sebelumnya, Mantan PM Malaysia Mahathir menyampaikan telah menyarankan Raja Malaysia untuk membentuk Mageran dalam pertemuan pada Kamis.

Dia mengatakan pembentukan dewan dapat membantu memecahkan masalah kesehatan, ekonomi dan sosial terkait Covid-19.

Dia mengatakan Raja tidak langsung menolak sarannya, tetapi menyampaikan seruan seperti itu harus datang dari pemerintah.

Mahathir mengatakan Mageran terakhir yang dibentuk pada 1969 oleh Wakil Perdana Menteri Tun Abdul Razak telah berhasil memecahkan masalah politik dan sosial saat itu.

Malaysia mencatat total kasus Covid-19 hampir mencapai 640 ribu orang dengan kematian sebanyak 3.684 jiwa.(AnadoluAgency)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved