Breaking News:

Internasional

Jaksa Israel Dakwa Seorang Polisi Perbatasan, Membunuh Pria Palestina Autis Secara Sembrono

Jaksa Israel pada Kamis (17/6/2021) mendakwa petugas polisi perbatasan, membunuh secara sembrono pria Palestina autis di Kota Tua Jerusalem tahun lalu

Editor: M Nur Pakar
AP/File
Rana, ibunda Eyad Hallaq, memegang fotonya di rumah mereka di Jerusalem. 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Jaksa Israel pada Kamis (17/6/2021) mendakwa petugas polisi perbatasan, membunuh secara sembrono pria Palestina autis di Kota Tua Jerusalem tahun lalu.

Dakwaan itu datang lebih dari setahun setelah penembakan Eyad Hallaq.

Keluarga Hallaq sebelumnya mengkritik penyelidikan pihak berwenang Israel atas pembunuhan Eyad, dan telah menyerukan tuntutan yang lebih berat.

Petugas, yang tetap tidak disebutkan namanya dalam dakwaan yang diajukan ke Pengadilan Distrik Yerusalem pada Kamis (17/6/2021).

Dilansir AP, dia didakwa dengan pembunuhan yang sembrono.

Jika terbukti bersalah dapat menghadapi hukuman 12 tahun penjara.

Baca juga: Konflik Palestina-Israel Dapat Berakhir, Jika Komunitas Internasional Bertindak Tegas

Hallaq (32)ditembak mati tepat di dalam Gerbang Singa Kota Tua pada 30 Mei 2020.

Saat ia dalam perjalanan ke lembaga kebutuhan khusus yang ia hadiri.

Komandan perwira, yang juga hadir dalam insiden itu tidak didakwa.

Daerah itu sering menjadi tempat bentrokan antara warga Palestina dan pasukan keamanan Israel.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved