Breaking News:

Safrudin Tikam Tukang Cendol hingga Tewas di Pasar, Cekcok Masalah Uang Parkir Seribu

Pengejaran pelaku memang cukup rumit, sebab usai melakukan pembunuhan pelaku langsung kabur ke Medan.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Safrudin, pelaku pembunuhan Budi Damanik di kawasan Jodoh diamankan polisi di Medan. Pelaku sudah mengakui kalau dirinyalah yang menghabisi Budi Damanik tukang cendol di kawasan Jodoh Batam. 

Bahkan Safrudin mengetahui kalau korban membawa sebuah obeng di tangannya.

"Dia bilang kamu belum ada apa-apanya sama saya, berdua dengan bapakmu juga saya gak takut," ucap korban saat itu.

Mendengar pernyataan korban, pelaku marah.

Apalagi korban membawa-bawa nama ayah pelaku.

Akhirnya pelaku mengambil pisau badik yang ada di dalam jok motornya.

Ia kembali ke lokasi dan menemui korban.

Di sana korban kembali berseloroh dan mengatakan tikam saja.

"Saya berfikir dia punya ilmu kebal, makanya saya tikam saja," sebutnya.

Usai menikam pelaku, akhirnya korban melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor ke punggur.

Sementara itu, Itri Meliza (40), istri Budi tukang cendol yang dibunuh di kawasan Pasar Jodoh, Lubuk Baja 9 Mei 2021 lalu mengaku lega setelah pelaku ditangkap polisi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved