Jumat, 10 April 2026

20 ABK Asal Indonesia Kelaparan di Atas Kapal, Ditelantarkan Hingga Gaji tak Dibayar

20 orang anak buah kapal (ABK) Tanker MT Ocean Star asal Indonesia, ditelantarkan dan hanya makan mi instan

Editor: Muhammad Hadi
(Dokumen KBRI Dili)
20 ABK asal Indonesia Kelaparan di atas kapal - Para ABK Tanker MT Ocean Star asal Indonesia, saat mendapat bantuan makanan dari KBRI Timor Leste 

20 ABK Asal Indonesia Kelaparan di Atas Kapal, Ditelantarkan Hingga Gaji tak Dibayar

SERAMBINEWS.COM - Nasib miris dialami 20 ABK asal Indonesia.

Mereka ditelantarkan hingga kelaparan di atas kapal.

Bahkan jatah gaji mereka juga tak dibayar oleh perusahaan yang mempekerjakan mereka.

Sebuah video viral berdurasi 2 menit 20 detik yang menampilkan 20 orang anak buah kapal (ABK) Tanker MT Ocean Star asal Indonesia, ditelantarkan dan hanya makan mi instan, beredar di media sosial.

Baca juga: VIDEO - Detik-detik Mayat ABK asal Indonesia yang Meninggal di Kapal China Dilempar ke Laut

Dalam video itu, kru kapal mengaku, sedang berada di perairan negara Timor Leste.

Mereka ditelantarkan dan menahan lapar sehingga hanya makan mi instan kering saja.

"Saya dari kru MT Ocien Star, posisi sedang berada di Timor Leste saat ini pihak perusahaan kami telah menelantarkan kami dan kurang lebih sudah empat bulan tidak lagi memberikan gaji kepada kami," kata salah satu kru dalam video tersebut.

Mereka pun memohon bantuan pemerintah Indonesia, untuk segera memulangkan dan memenuhi hak-hak mereka sebagai kru di atas kapal.

Baca juga: ABK Indonesia Dilempar ke Laut, Kapten Kapal China Sebut Itu Dilarung Karena Penyakit Menular

"Saya mohon dengan sangat kepada pemerintah Indonesia agar bisa membantu memulangkan kami dan memenuhi hak kami," kata dia.

ABK tersebut mengaku, sudah dua bulan berada di Timor Leate.

Mereka mengatakan telah ditelantarkan dan diperlakukan tidak manusiawi.

Mereka juga tidak tahu, bagaimana nasib makanan di atas kapal karena bahan makanan sudah tidak disuplai lagi oleh pihak perusahaan yang mempekerjakan mereka.

Baca juga: 3 Nelayan Aceh Utara yang Tolong Warga Rohingya di Tengah Laut Dihukum 5 Tahun Penjara

"Kami hanya dibantu oleh pihak KBRI yang terus menyuplai makanan ke atas kapal," kata dia.

Karena itu, mereka memohon dengan sangat, agar pemerintah Indonesia memperhatikan mereka sebagai warga negara Indonesia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved