Breaking News:

Berita Aceh Barat

8 Kerbau di Aceh Barat Hilang, Diduga Dicuri Sindikat, Pemilik Agar Berhati-hati Lepas Sembarangan

Warga menduga kerbau-kerbau itu dicuri sindikat, apalagi saat ini menjelang Idul Adha 1442 Hijriah yang permintaan ternak, termasuk kerbau meningkat

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Mursal Ismail
Kiriman Warga
Kerbau merumput di salah satu persawahan kawasan Gampong Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (27/6/2021) 

Warga menduga kerbau-kerbau itu dicuri sindikat, apalagi saat ini menjelang Idul Adha 1442 Hijriah yang permintaan ternak, termasuk kerbau meningkat untuk dikurbankan.

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Akhir-akhir ini para pemilik kerbau semakin resah akibat maraknya aksi pencurian ternak di kawasan Gampong Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat

Bagaimana tidak, dua pekan dalam bulan Juni 2021, delapan kerbau milik warga setempat hilang. 

Warga menduga kerbau-kerbau itu dicuri sindikat, apalagi saat ini menjelang Idul Adha 1442 Hijriah yang permintaan ternak, termasuk kerbau meningkat untuk dikurbankan.

Kondisi ini pun dimanfaatkan sindikat pencurian ini karena harga ternak itu biasanya jelang Idul Adha lebih mahal. 

Kasus hilangnya delapan kerbau ini disampaikan tokoh masyarakat Ujong Tanoh Darat, M Yunus Bidin kepada Serambinews.com, Senin (28/6/2021). 

Baca juga: Warga Kesal Pencurian Kerbau sudah 8 Kali Terjadi di Kuala Tripa Nagan Raya

“Warga kita semakin resah dengan kasus kehilangan hewan ternak, dalam dua pekan terakhir ini sudah 8 ekor kerbau hilang yang diduga dicuri orang tak dikenal,” kata M Yunus Bidin. 

M Yunus menyebutkan delapan kerbau itu masing-masing satu ekor milik Tarmizi dan Hamdan. '

Kemudian dua ekor milik Ahmad dan empat ekor milik Hasan. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved