Selasa, 21 April 2026

Berita Banda Aceh

Banyak Paku dan Baut Menempel di Aspal Jembatan Pante Pirak, Instansi Terkait Diminta Segera Turun

Paku dan baut itu tertanam di sejumlah bagian sambungan aspal Jembatan Pante Pirak yang bisa berdampak merugikan pengendara.

Penulis: Misran Asri | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Paku dan baut yang menempel di bagian sambungan jalan aspal di Jembatan Pante Pirak, Banda Aceh. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh, menemukan banyak paku dan baut menempel pada aspal di aspal Jembatan Pante Pirak, Banda Aceh.

Kondisi benda tajam baut yang tertanam di sejumlah bagian sambungan aspal di atas jembatan tersebut sudah mulai mengeras. 

Masyarakat pun menaruh harapan agar dinas terkait segera menangganinya.

Karena kalau kondisi tersebut dibiarkan tanpa ditangani dengan cepat, maka bisa berdampak merugikan masyarakat, terutama para pengendara roda dua dan empat yang melintas di jembatan tersebut. 

Karena, cepat atau lambat kondisi aspal yang terdapat paku dan baut-baut tersebut dari hari ke hari akan aus dan menipis dan dikhawatirkan paku dan baut-baut tersebut akan naik dan timbul ke permukaan badan jalan dan bisa menyebabkan kebocoraan ban kendaraan milik masyarakat yang tengah melintas. 

Hal itu diungkapkan Kadishub Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot, MSi didampingi Kabid Pembinaan dan Pengawasan Keselamatan, Aqil Perdana Kesuma, SH, MH yang dihubungi Serambinews.com, Sabtu (3/7/2021). 

Baca juga: Di Banda Aceh, Harga Emas Turun Rp 50.000/Mayam

Baca juga: Begini Perkembangan Kasus 7 Penambang Emas di Nagan Raya,3 Pelaku Jalani Sidang Tuntutan Pekan Depan

Baca juga: Kasus Jemput Rohingya, PN Lhoksukon Sampaikan Permohonan Banding 3 Nelayan Aceh ke PT Banda Aceh  

Menurutnya, informasi adanya paku dan baut-baut yang bertaburan di setiap sambungan aspal di atas Jembatan Pante Pirak tersebut pertama kali disampaikan oleh masyarakat yang mengeluhkan kondisi itu. 

Begitu mendapat informasi tersebut, petugas pun langsung bergerak ke lokasi memastikan laporan itu.

“Ternyata benar, begitu kami tiba di sana dan melihat setiap bagian sambungan jalan di atas Jembatan Pante Pirak itu banyak terdapat paku dan baut-baut,” kata Aqil.

Menurutnya, paku dan baut-baut itu terdapat di setiap sambungan jalan di atas jembatan dan tertanam di bagian aspal, sehingga menyulitkan petugas untuk mengeluarkannya.

Karena, menurut Aqil, butuh peralatan khusus untuk bisa mengeluarkan paku dan baut-baut tersebut.

“Kalau pun kami yang mengeluarkannya tentu harus dilakukan malam hari, karena siang hari lalu lintas kendaraan cukup ramai. Jadi, sampai saat ini belum kami bersihkan,” terang Aqil.

Baca juga: Tata Cara Pengobatan Pasien Covid-19 Sesuai Tingkat Gejala dan Variannya, Isolasi Mandiri Wajib 

Baca juga: Waspada! Gejala Gula Darah dalam Tubuh Sudah Tinggi, Begini Salah Satunya

Di samping itu lanjut Kabid Pembinaan dan Pengawasan Keselamatan Dishub Kota Banda Aceh ini, secara tugas dan kewenangan, membersihkan paku dan baut-baut yang tertanam di dalam aspal tersebut menjadi bagian tanggung jawab dari instansi lainnya.

“Nanti kalau kami yang melakukannya sudah keluar dari tupoksi kami. Bukan persoalan kami tidak bisa membersihkannya, tapi itu menjadi tugas dari instansi lain,” pungkas Aqil.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved