Breaking News:

Idul Adha 1442 H

Puasa Arafah Dapat Menghapus Dosa di Masa Lalu dan yang Akan Datang, Simak Penjelasan Buya Yahya

Simak penjelasan Buya Yahya tentang puasa Arafah dapat menghapus dosa yang lalu dan yang akan datang.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
FACEBOOK/BUYA YAHYA
Simak penjelasan Buya Yahya tentang puasa Arafah dapat menghapus dosa di masa yang lalu dan yang akan datang. 

SERAMBINEWS.COM – Simak penjelasan Buya Yahya tentang puasa Arafah dapat menghapus dosa yang lalu dan yang akan datang.

PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1442 Hijriah jatuh pada tanggal 11 Juli 2021.

Maka dari itu, puasa sunnah 1-9 Dzulhijjah akan jatuh pada 11 hingga 19 Juli 2020.

Umat Muslim dianjurkan menjalankan ibadah puasa sunah selama sembilan hari pada awal bulan Dzulhijjah.

Kemudian pada tanggal 10 Dzulhijjah, umat Muslim akan merayakan Hari Raya Kurban atau Idul Adha.

Di antara anjuran sembilan hari puasa sunnah Dzulhijjah, ada puasa yang paling utama yakni puasa Arafah.

Puasa Arafah merupakan puasa yang dianjuran Rasulullah Muhammad SAW, bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.

Baca juga: Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, Arafah Jelang Idul Adha 1442 Hijriah, Lafal Niat & Terjemahannya

Baca juga: Tgk Fakhruddin Lahmuddin Khatib Idul Adha di Masjid Agung Bireuen

Waktu Puasa Arafah bersamaan dengan saat jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

Balasan dari amalan Puasa Arafah disampaikan Rasulullah Muhammad SAW, akan diampuni dosanya tahun lalu dan tahun yang akan datang.

Dalam ceramah Buya Yahya yang diunggah dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, mengatakan bahwa Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang paling dahsyat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved