Selasa, 5 Mei 2026

Berita Bireuen

Tiga Nelayan Bireuen Jatuh Ke Laut Saat Dihempas Ombak Besar, 1 Orang Meninggal Dunia

nelayan dihempas ombak besar meninggal tenggelam saat melaut di laut kawasan Desa Alue Bie Pusong, Jangka, Bireuen

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Foto dok Polsek Jangka
Warga Desa Tanjongan, Jangka Bireuen, Rabu (14/07/2021) sedang melaksanakan fardu kifayah untuk korban tenggelam atas nama Syajuli Zakaria yang tenggelam di laut Jangka. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEW.COM, BIREUEN – Seorang nelayan bernama Syajuli Zakaria (51) warga Desa Tanjongan, Jangka Bireuen sekitar pukul 07.00 WIB, Rabu (14/07/2021) tenggelam saat melaut di laut kawasan Desa Alue Bie
Pusong, Jangka, Bireuen.

Korban ditemukan dalam keadaan kritis beberapa saat kemudian dalam perjalanan ke Puskesmas Jangka meninggal dunia.

Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kapolsek Jangka, Iptu M Thahar SH kepada Serambinews.com mengatakan, berdasarkan keterangan dari para nelayan setempat.

Baca juga: Kawanan Ikan Kuwe Datang Lagi Ke Aceh Selatan, Kali Ini Nelayan Panen 6 Ton Ikan Pakai Pukat Darat

Korban dan rekannya saat itu sedang berada di laut, dalam sebuah boat ada sembilan nelayan, saat itu berjarak sekitar 30 meter dari bibir pantai.

Pada hendak memutar boat ke arah pinggir pantai untuk melabuh pukat tiba-tiba boat dihempas ombak besar, sehingga korban dan dua rekannya terjatuh ke laut.

Melihat kejadian tersebut rekan korban di atas boat berusaha menolong.

Ketiganya segera dibantu, salah seorang diantaranya kritis dan segera dibawa ke Puskesmas Jangka.

Baca juga: Istri Nelayan Aceh Utara Menangis Tiap Anak Tanya Ayahnya, Padahal Dipenjara Akibat Tolong Rohingya

Korban atas nama Syajuli Zakaria meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas.

Setelah divisum, korban segera dibawa pulang ke rumahnya.

Muspika Jangka beserta anggota Polsek Jangka, anggota Koramil 07 Jangka, Bhabinkamtibmas dan Babinsa melayat ke rumah korban.

Baca juga: DPO Kasus Pencabulan Ditangkap di Warung Kopi di Bireuen, Sempat Ingin Lari

Camat Jangka, Alfian S Sos menambahkan, para nelayan dalam boat tersebut saat itu hendak melabuh pukat.

Kawasan tersebut terdapat pusaran air dan berombak, tiga jatuh dan segera dibantu.

Salah seorang diantaranya seperti kurang mahir berenang hingga kritis dan meninggal dalam perjalanan ke
Puskesmas Jangka.

“Korban sudah dibawa pulang ke rumahnya,” ujar camat. 

Korban menurut keterangan perangkat desa setempat adalah salah satu warga miskin dan meninggalkan istri dan tiga orang anak. (*)

Baca juga: Gara-gara Suami Simpan Ganja di Kamar, IRT Ini Ditangkap Polisi, Menolak Saat Rumahnya Digeledah

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved