Breaking News:

Kajian Islam

Hukum Berkurban untuk Orang Sudah Meninggal, Begini Penjelasan Ulama Muda dan Buya Yahya

Hukum ibadah kurban saat Hari Raya Idul Kurban itu adalah sunnah muakad, atau sunnah yang sangat ditekankan.

Editor: Mursal Ismail
INSTAGRAM @buyayahya_albahjah
Buya Yahya menjelaskan soal hukum berkurban untuk orang tua yang sudah meninggal 

Hukum ibadah kurban saat Hari Raya Idul Kurban itu adalah sunnah muakad, atau sunnah yang sangat ditekankan.

SERAMBINEWS.COM - Idul Adha 1442 Hijriah tinggal beberapa hari lagi. 

Hukum ibadah kurban saat Hari Raya Idul Kurban itu adalah sunnah muakad, atau sunnah yang sangat ditekankan.

Umat muslim sangat dianjurkan untuk menunaikan ibadah ini setiap tahunnya.

Namun, ada juga orang yang masih hidup dan merasa sudah sangat berkecukupan berkurban, tetapi meniatkan untuk orang-orang yang mereka cintai. 

Misalnya untuk almarhum orang tua mereka. 

Bagaimana hukumnya hal ini?

Baca juga: Menilik Nilai-Nilai Pendidikan Ibadah Kurban

Ulama muda Solo, yang juga dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Joko Robi Prasetyo, menerangkan hukum berkurban untuk orang yang meninggal bisa dibagi dua.

Pertama hukumnya diperbolehkan, dan kedua adalah wajib dilaksanakan jika orang yang meninggal tersebut pernah berkeinginan atau berwasiat untuk melaksanakan kurban atas namanya.

"Kita boleh berniat kurban untuk saudara kita yang sudah meninggal," kata Robi saat dihubungi Tribun Network, Selasa (7/7/2020).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved